CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.990   45,00   0,25%
  • IDX 6.228   52,94   0,86%
  • KOMPAS100 823   9,17   1,13%
  • LQ45 630   8,29   1,33%
  • ISSI 213   1,49   0,70%
  • IDX30 357   5,02   1,43%
  • IDXHIDIV20 444   5,50   1,26%
  • IDX80 94   1,14   1,23%
  • IDXV30 118   0,94   0,80%
  • IDXQ30 115   1,48   1,31%

Jangan Sampai Keliru, Ini Panduan Lengkap Memilih Vaksin Booster


Kamis, 13 Januari 2022 / 04:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mereka yang sudah menerima vaksin Sinovac lengkap, maka bisa menggunakan setengah dosis booster AstraZeneca atau setengah dosis Pfizer. 

"Pakai AstraZeneca atau Pfizer tergantung ketersediaan vaksin yang ada," ujar Nadia saat dihubungi secara terpisah oleh Kompas.com, Rabu (12/1/2022). 

Booster penerima vaksin AstraZeneca 

Sementara bagi mereka yang sudah menerima vaksin AstraZeneca lengkap, maka bisa menggunakan booster setengah dosis Moderna. 

"Kalau awalnya AstraZeneca, maka diberikan (booster) setengah dosis Moderna," ujar Nadia. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kombinasi awal vaksin booster nantinya bisa berkembang tergantung kepada hasil riset baru yang masuk dan juga ketersediaan vaksin yang ada. 

Baca Juga: 5 Hal Penting yang Harus Diketahui Soal Vaksin Booster

Adapun kombinasi vaksin booster ini sudah sesuai dengan pertimbangan para peneliti BPOM maupun ITAGI. 

Panduan pemberian booster menurut rekomendasi BPOM Dilansir dari situs resmi BPOM, dijelaskan mengenai mekanisme pemberian vaksin booster, sebagai berikut: 

Sinovac 

Vaksin booster diberikan sebanyak 1 dosis minimal setelah 6 bulan vaksinasi lengkap Diberikan pada usia 18 tahun ke atas Peningkatan titer antibodi netralisasi hingga 21-35 kali setelah 28 hari pemberian booster/dosis lanjutan pada subjek dewasa. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×