kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.784   43,00   0,24%
  • IDX 6.481   74,95   1,17%
  • KOMPAS100 844   10,04   1,20%
  • LQ45 638   5,46   0,86%
  • ISSI 228   3,15   1,40%
  • IDX30 356   2,17   0,61%
  • IDXHIDIV20 434   2,07   0,48%
  • IDX80 96   1,06   1,12%
  • IDXV30 121   0,76   0,64%
  • IDXQ30 113   0,44   0,39%

Jaga tiga proyek di tol Jakarta-Cikampek tetap sinkron, Kemhub bentuk tim koordinasi


Minggu, 25 November 2018 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Proyek infrastruktur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) membentuk tim koordinasi tiga proyek di jalur tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Hal itu untuk mengatasi kemacetan akibat pengerjaan tiga proyek sekaligus di jalur tersebut. Terdapat pengerjaan proyek tol Japek II elevated, Light Rail Train (LRT), dan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"Setiap Jumat rapat untuk pembahasan bersama koordinasi dan sinkronisasi," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub Budi Setiyadi kepada kontan.co.id, Minggu (25/11).

Sinkronisasi dipilih untuk mengatasi kemacetan akibat pembangunan di jalur tol Japek. Hal itu membuat tiap proyek memiliki wilayah kerja sehingga tidak bertumpuk pada satu titik.

Langkah tersebut juga menganulir keputusan penghentian sementara proyek LRT dan KCIC. Namun, terdapat satu pekerjaan proyek yang diutamakan.

"Tidak ada penghentian, yang adalah sinkronisasi yang diutamakan adalah pekerjaan tol elevated," terang Budi.

Meski begitu, ketiga proyek dinilai tetap bisa bekerja maksimal. Budi memastikan ketiga proyek dapat selesai tepat waktu.

Sebelumnya proyek tol Japek elevated ditargetkan fungsional pada lebaran 2019. Begitu pula LRT ditargetkan beroperasi pada bulan Juli 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×