Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memaparkan secara resmi jadwal serta alokasi waktu pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP yang akan digelar pada April 2026. Penetapan ini bertujuan memastikan pelaksanaan TKA berlangsung terukur, transparan, dan mudah dipahami oleh satuan pendidikan, orang tua, serta peserta didik.
Melansir InfoPublik.id, Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, menyampaikan bahwa pendaftaran TKA SD–SMP masih dibuka hingga 28 Februari 2026. Hingga akhir Januari, jumlah pendaftar sementara tercatat mencapai sekitar sembilan juta siswa secara nasional.
“Perkembangan jumlah pendaftar dapat dipantau secara real time melalui laman resmi TKA. Masyarakat tidak perlu masuk akun untuk melihat data pendaftaran harian,” ujar Yusro dalam Temu Media terkait Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Gedung Arjuna, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026).
Yusro menjelaskan, pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan pada 6–16 April 2026. Sementara itu, TKA jenjang SD akan dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Skema pelaksanaan dilakukan secara bertahap guna memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran asesmen di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Siap-Siap! Ini Prediksi Wilayah Cuaca Ekstrem Hingga 29 Januari dari BMKG
Pada hari pertama pelaksanaan TKA SD, peserta akan mengerjakan mata pelajaran Matematika dan Numerasi. Alokasi waktu terdiri atas 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan 30 soal gabungan dari pusat dan daerah, serta 20 menit untuk pengisian survei karakter.
Hari kedua, siswa kelas VI mengerjakan Bahasa Indonesia dan Literasi dengan alokasi waktu yang sama, yakni 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan soal, serta 20 menit mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).
Pola pelaksanaan serupa juga diterapkan pada jenjang SMP. Pada hari pertama, siswa kelas IX mengerjakan Matematika dan Numerasi dengan alokasi 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan 30 soal, serta 20 menit survei karakter. Hari kedua dilanjutkan dengan Bahasa Indonesia dan Literasi, ditutup pengisian Sulingjar.
Tonton: WEF Davos 2026, Nvidia hingga Amazon Tertarik Investasi di Indonesia
Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA bukan merupakan penentu kelulusan siswa. Asesmen ini berfungsi sebagai instrumen pemetaan capaian akademik yang menjadi dasar perumusan kebijakan peningkatan mutu pembelajaran nasional. Dengan kejelasan jadwal dan skema waktu, sekolah dan orang tua diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik secara lebih terencana dan proporsional.
Selanjutnya: Promo Pepper Lunch & BRI, Diskon 50% Berakhir Hari Ini 25 Januari 2026!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













