kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jadi kandidat, Erwin Aksa tak mau jadi menteri


Minggu, 21 September 2014 / 15:00 WIB
ILUSTRASI. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank berhasil mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2022.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bergelut di sektor perdagangan dan industri tak lantas membuat Erwin Aksa kepincut untuk menjajal kompetensinya sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).

Sebagaimana diketahui, bos Bosowa Group ini dikabarkan menjadi salah satu calon Mendag dalam Kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. "Biarkan saya menjadi pengusaha dulu," kata Erwin ditemui wartawan usai diskusi akhir pekan ini.

Ketika ditanyakan alasan penolakan tersebut, Wakau Kadin Bidang UMKM itu menuturkan, Indonesia butuh banyak jiwa-jiwa pengusaha. "Kalau semua masuk birokrasi, entrepreneur-nya akan habis," imbu Erwin.

Kembali dicecar wartawan apabila tawaran menjadi Mendag tetap mampir padanya, Erwin pun menegaskan dirinya bakal menolak. "Tetap akan saya sampaikan, biarkan saya menjadi pelaku ekonomi yang baik, membayar pajak, kemudian menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran. Biarkan saya jadi pengusaha," tegas Erwin. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×