kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Isu SARA halangi repatriasi aset tax amnesty


Senin, 23 Januari 2017 / 18:25 WIB
Isu SARA halangi repatriasi aset tax amnesty


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Belum maksimalnya dana repatriasi dalam program amnesti pajak alias tax amnesty yang diimplementasikan pemerintah dinilai terhalang isu SARA dan radikalisme yang melanda Indonesia belakangan ini.

Kepala Staf Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan, pada awal pelaksanaanya pengusaha optimistis terhadap amnesti pajak. Namun, setelah adanya aksi demo November dan Desember tahun lalu di Jakarta, membuat optimisme pengusaha menipis.

"Pengusaha memperbincangkan, apa yang terjadi? dimana salahnya? Jadi ada kekhawatiran itu," kata Sofjan dalam diskusi di Graha CIMB Niaga, Senin (23/1).

Lebih lanjut menurut Sofjan, hal tersebut membuat pengusaha yang membawa uangnya masuk ke dalam negeri juga masih menahan uangnya di perbankan dan belum menempatkannya di instrumen investasi, terutama sektor riil.

Untuk diketahui, saat awal implementasinya pemerintah menginginkan dana yang masuk ke Indonesia bisa mencapai Rp 1.000 triliun. Namun dalam realisasinya, komitmen repatriasi aset yang tercatat hingga 31 Desember 2016 sebesar Rp 141 triliun. Adapun realisasi komitmen itu juga hanya Rp 112,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×