kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.164   7,00   0,04%
  • IDX 7.596   -27,49   -0,36%
  • KOMPAS100 1.049   -6,55   -0,62%
  • LQ45 757   -3,28   -0,43%
  • ISSI 276   -1,81   -0,65%
  • IDX30 404   0,11   0,03%
  • IDXHIDIV20 490   0,31   0,06%
  • IDX80 118   -0,65   -0,55%
  • IDXV30 138   0,08   0,06%
  • IDXQ30 129   0,15   0,12%

Investasi seret, Jokowi ungkapkan kejengkelan ke gubernur


Selasa, 23 Januari 2018 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel upaya yang dilakukannya dalam memperbaiki kemudahan berusaha dan investasi belum membuahkan hasil menggembirakan.

Kejengkelan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan gubernur dan ketua DPRD se-Indonesia dalam rangka membahas kemudahan berusaha di dalam negeri.

Jokowi mengatakan, pemerintahannya sudah mengeluarkan 15 paket kebijakan ekonomi agar investasi mengalir deras. Di sisi lain, iklim investasi juga mendapat angin segar dari pemberian peringkat laik investasi dari sejumlah lembaga pemeringkat dunia.

Tapi hal tersebut belum berdampak besar kepada investasi. Catatannya, investasi di Indonesia tahun 2017 kemarin hanya mampu tumbuh 10%.

Pertumbuhan tersebut, kalah jauh jika dibandingkan dengan pertumbuhan investasi di India, Filipina, Malaysia yang masing- masingnya bisa tumbuh; 30%, 38% dan 51%. "Padahal sebenarnya kalau dilihat investor yang mau berinvestasi ribuan, sudah banyak," katanya, Selasa (23/1).

Tapi investor tersebut urung menanamkan investasinya. Masalah disebabkan oleh izin investasi yang masih rumit dan banyaknya aturan penghambat.

"Karena itu saya kumpulkan gubernur dan ketua DPRD, saya harap, jangan hambat, jangan buat perda yang menghambat investasi lagi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×