kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inilah tiga negara penyumbang terbesar surplus dagang Indonesia


Senin, 15 Oktober 2018 / 15:14 WIB
Inilah tiga negara penyumbang terbesar surplus dagang Indonesia
ILUSTRASI. Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan Indonesia dengan tiga negara yakni India, Amerika Serikat (AS) dan Belanda menjadi penyumbang surplus terbesar pada neraca perdagangan periode Januari-September 2018.

Tercatat neraca perdagangan non migas dengan surplus tertinggi berasal dari India sebesar US$ 6,44 miliar. "Ekspor ke India meliputi bahan bakar mineral, produk kimia dan bubuk kayu," ungkap Yunita Rusanti, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (15/10).

Menyusul surplus dagang dengan AS sebesar US$ 6,34 miliar.Sedangkan dengan Belanda, Indonesia membukukan surplus perdagangan US$ 2,03 miliar.

Disisi lain, defisit neraca perdagangan Indonesia dengan Tiongkok semakin membesar. Pada periode Januari-September 2018 defisit perdagangan dengan China mencapai US$ 13,96 miliar. Khusus bulan September 2018, tercatat defisit neraca dagang dengan China sebesar US$ 1,77 miliar.

Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan Thailand sebesar US$ 3,8 miliar, dan dengan Australia mencapai US$ 2,12 miliar.

Meskipun defisit terhadap Tiongkok semakin dalam, BPS mencatat nilai impor dari Tiongkok di periode Januari-September 2018 turun US$ 253,9 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×