kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Inilah tiga negara penyumbang terbesar surplus dagang Indonesia


Senin, 15 Oktober 2018 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan Indonesia dengan tiga negara yakni India, Amerika Serikat (AS) dan Belanda menjadi penyumbang surplus terbesar pada neraca perdagangan periode Januari-September 2018.

Tercatat neraca perdagangan non migas dengan surplus tertinggi berasal dari India sebesar US$ 6,44 miliar. "Ekspor ke India meliputi bahan bakar mineral, produk kimia dan bubuk kayu," ungkap Yunita Rusanti, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (15/10).

Menyusul surplus dagang dengan AS sebesar US$ 6,34 miliar.Sedangkan dengan Belanda, Indonesia membukukan surplus perdagangan US$ 2,03 miliar.

Disisi lain, defisit neraca perdagangan Indonesia dengan Tiongkok semakin membesar. Pada periode Januari-September 2018 defisit perdagangan dengan China mencapai US$ 13,96 miliar. Khusus bulan September 2018, tercatat defisit neraca dagang dengan China sebesar US$ 1,77 miliar.

Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan Thailand sebesar US$ 3,8 miliar, dan dengan Australia mencapai US$ 2,12 miliar.

Meskipun defisit terhadap Tiongkok semakin dalam, BPS mencatat nilai impor dari Tiongkok di periode Januari-September 2018 turun US$ 253,9 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×