kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.414   -87,59   -1,35%
  • KOMPAS100 835   -13,22   -1,56%
  • LQ45 633   -8,92   -1,39%
  • ISSI 225   -2,92   -1,28%
  • IDX30 354   -4,50   -1,26%
  • IDXHIDIV20 432   -4,29   -0,98%
  • IDX80 95   -1,50   -1,55%
  • IDXV30 120   -1,34   -1,10%
  • IDXQ30 113   -1,06   -0,93%

Inilah tiga negara penyumbang terbesar surplus dagang Indonesia


Senin, 15 Oktober 2018 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan Indonesia dengan tiga negara yakni India, Amerika Serikat (AS) dan Belanda menjadi penyumbang surplus terbesar pada neraca perdagangan periode Januari-September 2018.

Tercatat neraca perdagangan non migas dengan surplus tertinggi berasal dari India sebesar US$ 6,44 miliar. "Ekspor ke India meliputi bahan bakar mineral, produk kimia dan bubuk kayu," ungkap Yunita Rusanti, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (15/10).

Menyusul surplus dagang dengan AS sebesar US$ 6,34 miliar.Sedangkan dengan Belanda, Indonesia membukukan surplus perdagangan US$ 2,03 miliar.

Disisi lain, defisit neraca perdagangan Indonesia dengan Tiongkok semakin membesar. Pada periode Januari-September 2018 defisit perdagangan dengan China mencapai US$ 13,96 miliar. Khusus bulan September 2018, tercatat defisit neraca dagang dengan China sebesar US$ 1,77 miliar.

Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan Thailand sebesar US$ 3,8 miliar, dan dengan Australia mencapai US$ 2,12 miliar.

Meskipun defisit terhadap Tiongkok semakin dalam, BPS mencatat nilai impor dari Tiongkok di periode Januari-September 2018 turun US$ 253,9 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×