kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini satu-satunya daerah di Indonesia yang bebas Covid-19


Senin, 03 Mei 2021 / 19:58 WIB
Ini satu-satunya daerah di Indonesia yang bebas Covid-19
ILUSTRASI. Seorang pengendara melitasi Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Papua, Rabu (1/4/2020). Ada satu daerah yang hingga saat ini diklaim belum tersentuh oleh virus corona. ANTARA FOTO/Gusti Tanati.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia, dengan kasus mencapai 1.682.004 hingga Senin (3/5). Tapi, ada satu daerah yang hingga saat ini diklaim belum tersentuh oleh virus corona.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, satu-satunya daerah yang berstatus tidak terdampak Covid-19 adalah Kabupaten Dogiyai, Papua. 

Melansir laman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Dogiyai dulu masuk dalam Kabupaten Nabire. Pusat Pemerintahan Kabupaten Dogiyai berada di Kigamani, Distrik Kamu. 

Kabupaten ini dibentuk pada 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008, bersama-sama dengan lima kabupaten lainnya di Papua. 

Mengutip Kompas.com, juru bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule mengatakan, belum ada kasus virus corona di Dogiyai belum dipastikan penyebabnya. 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (3/5): Tambah 4.730 kasus, selalu pakai masker

Namun, ada kemungkinan daerah tersebut melakukan langkah pencegahan secara cepat. "Mungkin saja mereka menjalankan protokol kesehatan dengan baik, kemudian mereka berhasil menekan aktivitas masyarakat," katanya.

"Lalu, pemerintah daerah berhasil melakukan screening dengan baik. Tiga hal itu mereka jalankan," ujar dia. 

Pernyataan Silwanus tersebut muncul ketika Papua memiliki tujuh daerah yang belum tersentuh Covid-19 pada Maret 2021 lalu. Kendati demikian, ada peluang Dogiyai tidak benar-benar bebas dari virus corona. 

Selain itu, minimnya mobilitas di suatu daerah juga berpengaruh pada penyebaran Covid-19. Meski Dogiyai memiliki akses jalur darat, jarak tempuhnya cukup jauh dengan jalur berbukit. 

"Salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 karena masifnya kegiatan masyarakat. Semakin tinggi mobilitas penduduk, semakin tinggi juga risiko penularan," kata Silwanus. 

Baca Juga: Menkes: Mutasi Covid-19 dari India dan Afsel sudah ditemukan di Indonesia




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×