kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.017   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Menkes: Mutasi Covid-19 dari India dan Afsel sudah ditemukan di Indonesia


Senin, 03 Mei 2021 / 18:03 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, saat ini sudah ada mutasi virus corona (Covid-19) dari India dan Afrika Selatan yang sudah masuk ke Indonesia.

"Sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu mutasi dari India, ada dua insiden yang sudah kami lihat dan dua-duanya di Jakarta. Sedangkan ada satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu ada di Bali," jelas Budi saat memberikan keterangan pers, Senin (3/5).

Dengan temuan ini, dia mengatakan selain mutasi Covid-19 dari Inggris, terdapat 2 mutasi baru dari India dan Afrika Selatan. Adapun, hingga saat ini terdapat 13 kasus mutasi dari Inggris di Indonesia.

Adapun, Budi menyebut bahwa mutasi Covid-19 ini masuk ke dalam kategori varian of concern atau varian Covid-19 yang sangat diperhatikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena memiliki tingkat penularan relatif lebih tinggi.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (3/5): Tambah 4.730 kasus, selalu pakai masker

Karenanya, dia pun meminta supaya masyarakat hati-hati, waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan. 

Tak hanya itu, Budi juga meminta agar masyarakat segera melakukan isolasi bila terkena Covid-19 dan disiplin melakukan testing dan tracing.

"Yang paling penting sekali lagi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Apapun virusnya, apapun mutasi-nya, kalau kita disiplin protokol kesehatannya, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,  insya Allah seharusnya penularan tidak terjadi," ungkap Budi.

Selanjutnya: Waspada, Kemenkes catat tren kenaikan kasus Covid-19 pada April 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×