kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi Februari sebesar 0,13%


Selasa, 01 Maret 2011 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) apresiasi langkah percepatan perizinan proyek migas. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/wsj.


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Inflasi mulai surut. Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi pada Februari mencapai 0,13%. Inflasi ini lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,89%. Dengan demikian, inflasi tahun kalender mencapai 0,13%

Bila dihitung secara year on year, inflasi Februari lalu semakin merunduk dari sebelumnya. Angkanya mencapai 6,84% lebih rendah dari Januari lalu yang mencapai 7,02%.

Cuma, Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, laju inflasi inti Februari lalu lebih tinggi dari inflasi umum. "Hal ini tidak biasa," katanya, Selasa (1/3). Asal tahu saja, inflasi inti sebesar 0,31%. Secara year on year, inflasi inti sebesar 4,36%.

Rusman mengatakan, untuk pertama kali harga bahan makanan di Februari mengalami deflasi. "Ini baru terjadi, biasanya harga bahan makanan lebih tinggi dari sebelumnya," katanya.

Bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,09% sedangkan makanan jadi mengalami inflasi sebesar 0,08%.

Dari 66 kota, BPS mencatat 40 kota mengalami inflasi sementara sisanya terjadi deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Singkawan 1,75% dan deflasi tertinggi di Sumenep 0,80%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×