CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Inflasi Februari sebesar 0,13%


Selasa, 01 Maret 2011 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) apresiasi langkah percepatan perizinan proyek migas. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/wsj.


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Inflasi mulai surut. Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi pada Februari mencapai 0,13%. Inflasi ini lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,89%. Dengan demikian, inflasi tahun kalender mencapai 0,13%

Bila dihitung secara year on year, inflasi Februari lalu semakin merunduk dari sebelumnya. Angkanya mencapai 6,84% lebih rendah dari Januari lalu yang mencapai 7,02%.

Cuma, Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, laju inflasi inti Februari lalu lebih tinggi dari inflasi umum. "Hal ini tidak biasa," katanya, Selasa (1/3). Asal tahu saja, inflasi inti sebesar 0,31%. Secara year on year, inflasi inti sebesar 4,36%.

Rusman mengatakan, untuk pertama kali harga bahan makanan di Februari mengalami deflasi. "Ini baru terjadi, biasanya harga bahan makanan lebih tinggi dari sebelumnya," katanya.

Bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,09% sedangkan makanan jadi mengalami inflasi sebesar 0,08%.

Dari 66 kota, BPS mencatat 40 kota mengalami inflasi sementara sisanya terjadi deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Singkawan 1,75% dan deflasi tertinggi di Sumenep 0,80%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×