Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan nilai impor pada sejumlah komoditas utama nonmigas sepanjang Januari–Juli 2026. Kenaikan terjadi pada kelompok mesin/peralatan mekanis, mesin/perlengkapan elektrik, serta plastik dan barang dari plastik.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan, nilai impor mesin/peralatan mekanis dan bagiannya mencapai US$ 23,77 miliar pada Januari–Juli 2026. Angka tersebut meningkat 16,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 20,43 miliar.
Dari sisi volume, impor mesin/peralatan mekanis juga mengalami kenaikan 9,02% dari 2,69 juta ton menjadi 2,93 juta ton.
“Selanjutnya, impor mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya tercatat sebesar US$ 21,09 miliar,” kata Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: BPS: Inflasi Inti Naik Jadi 2,92% pada Agustus 2026
Nilai impor tersebut naik 22,38% dari US$ 17,24 miliar pada Januari–Juli 2025. Komoditas ini memiliki pangsa sebesar 15,33%.
Kenaikan juga terlihat dari sisi volume. Impor mesin/perlengkapan elektrik meningkat 51,16%, dari 1,11 juta ton menjadi 1,68 juta ton.
Sementara itu, nilai impor plastik dan barang dari plastik tercatat US$7,25 miliar, naik 21,10% dibandingkan Januari–Juli 2025 yang sebesar US$5,99 miliar. Komoditas tersebut memiliki pangsa 5,2%.
Dari sisi volume, impor plastik dan barang dari plastik meningkat 14,99 persen, dari 3,70 juta ton menjadi 4,26 juta ton.
Baca Juga: Ekspor Nonmigas RI ke China Tembus US$ 40,62 Miliar hingga Juli 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














