kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

BPS: Inflasi Inti Naik Jadi 2,92% pada Agustus 2026


Selasa, 01 September 2026 / 13:10 WIB
BPS: Inflasi Inti Naik Jadi 2,92% pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Salah satu komoditas yang memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi inti pada Agustus 2026 mencapai 2,92% year on year (yoy). Inflasi inti tersebut meningkat dari Agustus 2025 yang mencapai 2,17% yoy.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan, komoditas yang memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, pelumas/oil mesin, dan laptop/notebook.

“Komponen inti mengalami inflasi tahunan 2,92% yoy, dengan memberikan andil inflasi terbesar yakni 1,87% yoy,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan Kembali Surplus US$ 120 Juta Pada Juli 2026

Adapun komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi secata tahunan sebesar 3,325 yoy, atau naik dari Agustus 2025 sebesar 1% yoy. Inflasi komponen ini memberikan andil inflsi sebesar 0,65% yoy.

Komoditas yang mendorong inflasi harga diatur pemerintah  adalah bensin, tarif angkutan umum, sigaret kretek mesin (SKM), dan bahan bakar rumah tangga.

Selanjutnya, adalah inflasi pada komponen bergejolak mencapai 4,06% yoy pada Agustus 2026, atau turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai 4,47% yoy, dengan andil inflasi sebesar 0,67% yoy.

Komponen ini mengalami inflasi didorong oleh daging ayam ras, beras, cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan  inflasi tahunan sebesar 3,19% year on year (yoy) pada Agustus 2026, atau meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,88% yoy, maupun dari periode sama tahun lalu sebesar 2,31% yoy.

Baca Juga: Surplus Dagang RI Menyusut, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×