kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.176   17,00   0,09%
  • IDX 5.083   26,24   0,52%
  • KOMPAS100 656   4,41   0,68%
  • LQ45 517   1,77   0,34%
  • ISSI 170   0,26   0,15%
  • IDX30 291   0,97   0,33%
  • IDXHIDIV20 391   -0,54   -0,14%
  • IDX80 76   0,43   0,57%
  • IDXV30 109   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 97   -0,49   -0,50%

BPS: Inflasi Inti Naik Jadi 2,92% pada Agustus 2026


Selasa, 01 September 2026 / 13:10 WIB
BPS: Inflasi Inti Naik Jadi 2,92% pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Salah satu komoditas yang memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi inti pada Agustus 2026 mencapai 2,92% year on year (yoy). Inflasi inti tersebut meningkat dari Agustus 2025 yang mencapai 2,17% yoy.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan, komoditas yang memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, pelumas/oil mesin, dan laptop/notebook.

“Komponen inti mengalami inflasi tahunan 2,92% yoy, dengan memberikan andil inflasi terbesar yakni 1,87% yoy,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan Kembali Surplus US$ 120 Juta Pada Juli 2026

Adapun komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi secata tahunan sebesar 3,325 yoy, atau naik dari Agustus 2025 sebesar 1% yoy. Inflasi komponen ini memberikan andil inflsi sebesar 0,65% yoy.

Komoditas yang mendorong inflasi harga diatur pemerintah  adalah bensin, tarif angkutan umum, sigaret kretek mesin (SKM), dan bahan bakar rumah tangga.

Selanjutnya, adalah inflasi pada komponen bergejolak mencapai 4,06% yoy pada Agustus 2026, atau turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai 4,47% yoy, dengan andil inflasi sebesar 0,67% yoy.

Komponen ini mengalami inflasi didorong oleh daging ayam ras, beras, cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan  inflasi tahunan sebesar 3,19% year on year (yoy) pada Agustus 2026, atau meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,88% yoy, maupun dari periode sama tahun lalu sebesar 2,31% yoy.

Baca Juga: Surplus Dagang RI Menyusut, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×