kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

IDC AMSI 2021: Digital Mempercepat Adaptasi dan Transformasi Kesehatan!


Jumat, 26 November 2021 / 07:49 WIB
IDC AMSI 2021: Digital Mempercepat Adaptasi dan Transformasi Kesehatan!
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan telemedicine memiliki peran penting untuk meningkatkan pelayanan dan akses kesehatan masyarakat di masa pandemi, pada Indonesia Digital Conference (IDC) 2021.

Menkes memberikan sambutan sekaligus menjadi keynote speaker pada IDC 2021 dengan tema Accelerating Digitalization in the Health Sector yang digelar oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) secara virtual.

“Pandemi telah mengajarkan kita bahwa digital memiliki peran penting. Tren telemedicine atau konsultasi medis online menjadi salah satu bentuk perubahan layanan kesehatan di masa pandemi, tanpa harus keluar rumah. Tetap di rumah adalah suatu keharusan," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis 25 November 2021.

Menurut Menkes, pandemi telah menyadarkan banyak orang bahwa kesehatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, masih di IDC 2021, akses kesehatan yang menyesuaikan dengan kondisi pandemi perlu segera dilakukan. Apalagi, kata Menkes, teknologi kesehatan merupakan salah satu pilar transformasi digital yang mengacu pada 5 target Jaminan Kesehatan Nasional.

Baca Juga: IDC AMSI 2021: Perlindungan Data Pribadi adalah Prioritas!

Transformasi kesehatan untuk mempercepat adaptasi digital dan perbaikan data, ujar mantan Wakil Menteri BUMN itu.

Ia menambahkan terkait teknologi kesehatan, Kemenkes saat ini tengah menyiapkan tiga proyek integrasi, yaitu: Sistem Data, Aplikasi Layanan, dan Pengembangan Ekosistem. “Digitalisasi sudah dilakukan untuk Covid-19, diharapkan sistem kesehatan bisa terintegrasi. Saya mengharapkan output yang luar biasa dari diskusi ini,” jelas Menkes.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. M. Adib Khumaidi, Sp.OT melihat belum semua rumah sakit siap menghadapi layanan telemedicine. Artinya tidak semua fasilitas kesehatan dapat menyiapkan fasilitas penunjang telemedicine yang fokus pada komunikasi.

Hal lain yang disoroti IDI adalah masalah perlindungan hukum di bidang telemedicine. Misalnya dalam hal peresepan untuk pasien telemedicine.

Menurut dokter Adib, saat pasien menerima pelayanan di fasilitas kesehatan, peresepan merupakan hal yang wajar, karena fasilitas kesehatan menyimpan catatan rekam medis pasien. Dalam layanan telemedicine ada banyak masalah yang perlu diselesaikan.

“Kalau ada pasien baru dan mereka tidak tahu ada rekam medisnya, maka berpotensi menjadi masalah hukum. Ini perlu dilindungi. Kita harus menyelesaikan kajian regulasi mengenai rekam medis elektronik, bisakah kita ?" kata Adib.

Baca Juga: AMSI Crisis Center COVID-19 terbentuk, membantu pekerja media yang terpapar corona

Bagi Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Dr dr Lia Gardenia Partakusuma, SpPK(K), MM, MARS, FAMM, sektor kesehatan digital menjadi salah satu cara yang paling tepat. Saat ini, menurut Lia, perubahan digital sudah memasuki gelombang ketiga.

“Survei 60 persen rumah sakit sudah menggunakan digital wave pertama atau sampai digital wave ketiga. Mereka sudah menggunakan beberapa perangkat. Artinya akselerasi digital di bidang kesehatan cukup baik. Kekurangannya hanya dimulai dengan trial and error, " ucap Lia.

Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Teknisi Kesehatan Indonesia dr. Gregorius Bimantoro. Menurut pria yang akrab disapa Bima ini, teknologi robotik sudah mulai diterapkan pada pasien Covid-19. “Dulu saya kira masih jauh dari menggunakan fasilitas robotik ini. Ini sesuatu yang mendasar,” kata Bima.

Diskusi yang berlangsung lebih dari dua jam ini dimoderatori oleh Amelia Ayu Kinanti, Pemimpin Redaksi Beautynesia dan pembawa acara Bella Fawzi. Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung sejak kemarin dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain Menteri Kesehatan Budi Gunadi, pejabat yang hadir dalam IDC AMSI 2021 adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung selama dua hari terselenggara berkat dukungan Google, Astra, PT. BNI (Persero) Tbk., Bank Raya, PT. PLN (Persero), PT. Pertamina (Persero), bank bjb, PT. Bank Central Asia Tbk., PT. Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara, MS Glow

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×