kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Hingga Februari, defisit APBN 2020 mencapai Rp 62,8 triliun


Rabu, 18 Maret 2020 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani


Reporter: Grace Olivia | Editor: Khomarul Hidayat

Adapun, pembiayaan anggaran hingga akhir Februari 2020 mencapai Rp 112,9 triliun atau setara 36,8% dari pagu yang sebesar Rp 307,2 triliun. Pertumbuhan pembiayaan anggaran turun 43,1% yoy.

Dengan demikian, defisit APBN per Februari 2020 mencapai Rp 62,8 triliun dengan rasio defisit terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,37%. Defisit tersebut lebih besar dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat Rp 54 triliun atau 0,34% dari PDB.

Baca Juga: Pemerintah siapkan stimulus hingga Rp 158,2 triliun sebagai amunisi lawan corona

Sementara, target pemerintah tahun ini awalnya rasio defisit terhadap PDB hanya sebesar 1,76% atau lebih kecil dari realisasi defisit tahun sebelumnya 2,2% dari PDB.

Namun, Sri Mulyani telah memproyeksikan pelebaran defisit hingga 2,5% dari PDB di akhir tahun sebagai dampak dari perlambatan ekonomi global yang signifikan.

Baca Juga: Pemerintah pertimbangkan tarik pinjaman multilateral untuk atasi wabah virus corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×