kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.770   31,00   0,17%
  • IDX 6.222   59,68   0,97%
  • KOMPAS100 824   10,83   1,33%
  • LQ45 633   12,94   2,09%
  • ISSI 219   0,49   0,22%
  • IDX30 362   7,49   2,11%
  • IDXHIDIV20 448   10,91   2,50%
  • IDX80 95   1,35   1,44%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,61   2,28%

Helikopter Apace tidak ditempatkan di Papua


Jumat, 30 Agustus 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pembelian Helikopter Apace dari Amerika Serikat digunakan untuk menjaga kesatuan NKRI. Karena itu, ia menegaskan Helikopter Apace tidak akan ditempatkan di Papua.

"Apace tidak digunakan di Papua. Saya pastikan itu bukan untuk Papua. Itu untuk Indonesia, untuk menjaga kedaulatan kita," tutur Purnomo di Istana Negara, Jumat (30/8).

Karena itu, Menhan meminta agar warga Papua tidak resah atas penambahan alutsista militer tersebut. Mantan menteri ESDM ini mengatakan Helikopter Apace nantinya akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Purnomo mengatakan, posisi pertahanan Indonesia saat ini memang tengah membaik. Negara-negara lain juga mulai segan terhadap militer Indonesia. "Kita memiliki peranan yang cukup besar di Kawasan Asia Pasifik," kata Purnomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×