kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Helikopter Apace tidak ditempatkan di Papua


Jumat, 30 Agustus 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pembelian Helikopter Apace dari Amerika Serikat digunakan untuk menjaga kesatuan NKRI. Karena itu, ia menegaskan Helikopter Apace tidak akan ditempatkan di Papua.

"Apace tidak digunakan di Papua. Saya pastikan itu bukan untuk Papua. Itu untuk Indonesia, untuk menjaga kedaulatan kita," tutur Purnomo di Istana Negara, Jumat (30/8).

Karena itu, Menhan meminta agar warga Papua tidak resah atas penambahan alutsista militer tersebut. Mantan menteri ESDM ini mengatakan Helikopter Apace nantinya akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Purnomo mengatakan, posisi pertahanan Indonesia saat ini memang tengah membaik. Negara-negara lain juga mulai segan terhadap militer Indonesia. "Kita memiliki peranan yang cukup besar di Kawasan Asia Pasifik," kata Purnomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×