kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Helikopter Apace tidak ditempatkan di Papua


Jumat, 30 Agustus 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pembelian Helikopter Apace dari Amerika Serikat digunakan untuk menjaga kesatuan NKRI. Karena itu, ia menegaskan Helikopter Apace tidak akan ditempatkan di Papua.

"Apace tidak digunakan di Papua. Saya pastikan itu bukan untuk Papua. Itu untuk Indonesia, untuk menjaga kedaulatan kita," tutur Purnomo di Istana Negara, Jumat (30/8).

Karena itu, Menhan meminta agar warga Papua tidak resah atas penambahan alutsista militer tersebut. Mantan menteri ESDM ini mengatakan Helikopter Apace nantinya akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Purnomo mengatakan, posisi pertahanan Indonesia saat ini memang tengah membaik. Negara-negara lain juga mulai segan terhadap militer Indonesia. "Kita memiliki peranan yang cukup besar di Kawasan Asia Pasifik," kata Purnomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×