kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Helikopter Apace tidak ditempatkan di Papua


Jumat, 30 Agustus 2013 / 14:36 WIB
Helikopter Apace tidak ditempatkan di Papua
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pembelian Helikopter Apace dari Amerika Serikat digunakan untuk menjaga kesatuan NKRI. Karena itu, ia menegaskan Helikopter Apace tidak akan ditempatkan di Papua.

"Apace tidak digunakan di Papua. Saya pastikan itu bukan untuk Papua. Itu untuk Indonesia, untuk menjaga kedaulatan kita," tutur Purnomo di Istana Negara, Jumat (30/8).

Karena itu, Menhan meminta agar warga Papua tidak resah atas penambahan alutsista militer tersebut. Mantan menteri ESDM ini mengatakan Helikopter Apace nantinya akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Purnomo mengatakan, posisi pertahanan Indonesia saat ini memang tengah membaik. Negara-negara lain juga mulai segan terhadap militer Indonesia. "Kita memiliki peranan yang cukup besar di Kawasan Asia Pasifik," kata Purnomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×