kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hatta: Jokowi nyapres, sentimen positif rupiah


Sabtu, 15 Maret 2014 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Untuk bekal piknik di akhir pekan ini, bikin Mie Bakar Seafood yang super praktis, yuk! (Dok/Mi Burung Dara)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa mengatakan, kenaikan nilai rupiah sangat dipengaruhi oleh sentimen positif. Dan ia menilai, pencapresan Jokowi merupakan salah satu sentimen positif tersebut.

"Mudah-mudahan kalau ada yang deklarasi lagi, bisa naik lagi nilai rupiahnya," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian itu usai Deklarasi Kampanye Berintegtitas Pemilu 2014, di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (15/3/2014).

Meski demikian, Hatta menyebutkan bahwa fenomena menguatnya rupiah telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Jadi, jauh sebelum Jokowi mengumumkan pencapresannya di Rumah Pitung, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat siang kemarin.

"Rupiah terus menguat selama beberapa bulan ini. Tentu ini fenomena bagus buat kita karena rupiah mencerminkan fundamentalnya," ujarnya.

Seperti diberitakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan, Jumat sore kemarin, tepatnya seusai Jokowi mendeklarasikan diri sebagai capres PDI Perjuangan. Indeks ditutup melompat sebesar 3,22 persen atau 152,47 poin menjadi 4.878,64. Demikian juga nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang menguat pada perdagangan sore hari kemarin. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×