kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Harga beras naik, pemerintah duga ada spekulan


Selasa, 31 Agustus 2010 / 11:19 WIB
Harga beras naik, pemerintah duga ada spekulan


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga beras kian tak sedap. Harganya terus membumbung tinggi. Pemerintah menduga kenaikan harga beras akibat ulah para spekulan.

Sebab, Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pasokan beras tetap lancar hingga saat ini. Dia mencatat, Pasar Induk Cipinang setiap harinya menerima 2.000 ton hingga 4.000 ton per hari."Jadi tidak ada masalah sisi produksinya meski memang betul ada beberapa yang kena puso," katanya usai mengikuti rapat di kantor menteri koordinator perekonomian, Selasa (31/8).

Bukan hanya itu, stok beras Bulog juga cukup yakni sebesar 1,4 juta ton. "Stok Bulog kecil, jadi pedagang berani memainkan harga," kata Suswono

Suswono mengatakan, Bulog tidak bisa menyerap beras lagi karena harganya sudah melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP). "Karena Bulog idealnya menyerap saat bulan Februari-Maret dimana saat panen raya harga beras dibawah HPP," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×