kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Harga beras naik, pemerintah duga ada spekulan


Selasa, 31 Agustus 2010 / 11:19 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga beras kian tak sedap. Harganya terus membumbung tinggi. Pemerintah menduga kenaikan harga beras akibat ulah para spekulan.

Sebab, Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pasokan beras tetap lancar hingga saat ini. Dia mencatat, Pasar Induk Cipinang setiap harinya menerima 2.000 ton hingga 4.000 ton per hari."Jadi tidak ada masalah sisi produksinya meski memang betul ada beberapa yang kena puso," katanya usai mengikuti rapat di kantor menteri koordinator perekonomian, Selasa (31/8).

Bukan hanya itu, stok beras Bulog juga cukup yakni sebesar 1,4 juta ton. "Stok Bulog kecil, jadi pedagang berani memainkan harga," kata Suswono

Suswono mengatakan, Bulog tidak bisa menyerap beras lagi karena harganya sudah melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP). "Karena Bulog idealnya menyerap saat bulan Februari-Maret dimana saat panen raya harga beras dibawah HPP," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×