kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Akhir tahun ini, surplus beras capai 5 juta ton


Rabu, 25 Agustus 2010 / 11:24 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Akhir tahun ini, pemerintah memperkirakan surplus beras akan mencapai 5 juta ton. Surplus berasal dari hasil panen dua bulan ke depan.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, total lahan sawah yang siap panen sebesar 1,9 juta hektare. Seluas 1,1 juta hektere siap panen pada Agustus ini dan seluas 840.000 akan panen pada September mendatang.

"Berdasarkan perhitungan, Indonesia akan mendapat tambahan gabah kering giling 10 juta ton," katanya usai Rapat Koordinasi Stabilisasi Pangan di Kantor Kementrian Koordinator Perekonomian, Rabu (25/8).

Menurut Suswono, jumlah gabah giling itu kalau dikonversi dalam bentuk beras diperkirakan sebanyak 5,5 juta ton. Tim stabilisasi pangan juga memutuskan mempercepat musim tanam. "Ini karena musim hujan diperkirakan masih akan terjadi sampai akhir Februari 2011," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×