kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.909   27,00   0,16%
  • IDX 9.049   16,70   0,18%
  • KOMPAS100 1.253   5,35   0,43%
  • LQ45 889   6,65   0,75%
  • ISSI 329   -0,72   -0,22%
  • IDX30 452   3,26   0,73%
  • IDXHIDIV20 534   4,74   0,89%
  • IDX80 140   0,56   0,40%
  • IDXV30 147   0,11   0,07%
  • IDXQ30 145   1,35   0,94%

Harga Bawang Merah dan Tomat Anjlok, Badan Pangan Nasional Siapkan Langkah Ini


Minggu, 21 Juli 2024 / 13:43 WIB
Harga Bawang Merah dan Tomat Anjlok, Badan Pangan Nasional Siapkan Langkah Ini
ILUSTRASI. Harga bawang merah dan tomat aturun drastis karena pasokan berlimpah. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bawang merah dan tomat aturun drastis karena pasokan berlimpah. 

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, terjadinya fluktuasi harga pada dua komoditas pangan ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pergerakan inflasi, terutama dalam komponen harga bergejolak (volatile food). 

Meski begitu, Badan Pangan Nasional memastikan akan segera mengambil langkah guna menstabilkan harga bawang merah dan tomat. 

"Segenap tim Badan Pangan Nasional telah mengupayakan bersama teman-teman Kementerian Pertanian untuk membantu menstabilkan kembali harga,” ujar Arief di Jakarta pada Sabtu (20/7). 

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini (21/7): Beras, Cabai dan Daging Sapi Naik, Telur Turun

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan salah satu langkah yang disiapkan adalah membuka pasar pangan di kantor-kantor Kementerian/Lembaga. 

Pasar-pasar itu nantinya akan memasok bawang merah dan tomat dar petani langsung yang akan difasilitasi oleh Champion Bawang Merah Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah serta Asosiasi Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (Aslupama). 

"Bawang merah nanti dibanderol Rp 25.000 per kilogram (kg) dan tomat Rp 5.000 per kg. Dengan itu juga teman-teman pegawai di pemerintahan dan petani dapat saling memperoleh harga yang wajar," jelasnya. 

Langkah kedua, Bapanas juga akan melakukan fasilitasi distribusi pangan untuk memobilisasi stok pangan dari daerah sentra produksi ke daerah konsumen. 

"Mudah-mudahan langkah-langkah ini bisa ini menaikkan harga di tingkat produsen sekaligus juga menurunkan di daerah-daerah harganya masih tinggi," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×