kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.009   28,00   0,16%
  • IDX 5.895   19,12   0,33%
  • KOMPAS100 766   1,14   0,15%
  • LQ45 582   -0,08   -0,01%
  • ISSI 205   1,28   0,63%
  • IDX30 329   -0,44   -0,13%
  • IDXHIDIV20 405   -1,00   -0,25%
  • IDX80 87   0,01   0,01%
  • IDXV30 110   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 106   -0,39   -0,37%

Hanura protes pemberian grasi kepada Corby


Kamis, 24 Mei 2012 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memaparkan kinerja keuangan BCA Triwulan I 2021 di Jakarta, Kamis (22/04/2021). Perbankan berharap bisa menikmati kenaikan NIM 2021 ini.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Akbar Faisal memprotes pemberian grasi bagi terpidana kasus narkotika Schapelle Leigh Corby. Sebab, dia menilai warga negara Indonesia yang ditangkap di Australia tidak memperoleh perlakuan yang sama.

Menurutnya, sebanyak 151 anak buah kapal yang ditahan di Australia seharusnya dibebaskan karena masih dibawah umur. Akbar beralasan undang-undang Australia tidak memperbolehkan penahanan terhadap anak-anak dibawah umur. Karena itu, Hanura telah menyampaikan protes atas kebijakan grasi yang diberikan kepada Corby.

Pemerintah telah memberikan pemotongan hukuman selama lima tahun kepada Corby. Sebelumnya, Corby, dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun atas kasus penyelundupan ganja sebesar 4,2 kiogram ke Bali. Wanita berkebangsaan Australia ini lantas dijuluki sebagai Ratu Mariyuana.

Pemerintah sebelumnya menyatakan pemberian grasi ini sebagai bagian dari diplomasi dengan Australia. Pemerintah berharap ada perlakuan yang sama terhadap warga negara Indonesia yang ditahan di Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×