kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Gubernur BI Optimistis Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh Lebih Tinggi pada Kuartal I-2026


Kamis, 19 Februari 2026 / 15:12 WIB
Gubernur BI Optimistis Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh Lebih Tinggi pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Ekonomi RI kuartal I 2026 diprediksi BI lebih tinggi dari sebelumnya. Investasi pemerintah dan konsumsi rumah tangga jadi kunci. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan,  pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 lebih tinggi dari periode sebelumnya, yakni pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39% year on year (yoy),

“Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi diperkirakan berlanjut pada kuartal I 2026,” tutur Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).

Ia melihat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 akan didorong oleh beberapa hal. Di antaranya, konsumsi rumah tangga akan meningkat ditopang berbagai program stimulus pemerintah, pelonggaran kebijakan moneter, ekspektasi konsumen yang terus membaik serta peningkatan kegiatan ekonomi pada berbagai Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di kuartal I 2026 seperti Tahun Baru Imlek, Hari Suci Nyepi, dan Idulfitri 1447 H.

Baca Juga: Konsumsi Naik Jelang Idul Fitri, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Sentuh 6%

Sejalan dengan itu, investasi juga diperkirakan tumbuh lebih tinggi didorong oleh investasi pemerintah, termasuk hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA), serta perbaikan keyakinan pelaku usaha yang masih berlanjut.

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2026 meningkat dalam kisaran 4,9%–5,7% yoy sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: BI: Tren Prospek Perekonomian Global Melambat, Ketidakpastian Pasar Keuangan Tinggi

“BI terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×