kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Genjot investasi ke Indonesia, pemerintah menaruh harapan pada RCEP


Rabu, 20 November 2019 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin Delegasi RI dalam Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ke-3 di Bangkok, Thailand, Senin (4 Nov). Sebagai Negara Koordinator, Indonesia menggarisbawahi upaya dan kerja ke


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menaruh harapan besar pada Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Regional (RCEP) untuk menggenjot investasi ke Indonesia.

Pasalnya RCEP ini dinilai berbeda dengan aturan perdagangan bebas biasa. Sebab RCEP, selain dapat meningkatkan akses pasar perdagangan barang dan jasa, juga dapat meningkatkan investasi.

Baca Juga: Setelah bertemu investor Jepang, begini instruksi Jokowi ke Menhub

Direktur Perundingan ASEAN Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Donna Gultom mengatakan, Indonesia perlu memperbaiki kebijakan untuk mempermudah investasi.

"Peluang ada di sana, bagaimana mengambil peluang, bagaimana kebijakan memudahkan untuk industri," ujar Donna dalam Forum Merdeka Barat (FMB), Rabu (20/11). 

Donna menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan peta jalan dalam menarik investasi tersebut. Pada peta jalan tersebut akan disusun langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kemudahan berinvestasi.

Baca Juga: Pemerintah janjikan kemudahan investasi kepada investor Jepang




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×