kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Genjot investasi ke Indonesia, pemerintah menaruh harapan pada RCEP


Rabu, 20 November 2019 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin Delegasi RI dalam Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ke-3 di Bangkok, Thailand, Senin (4 Nov). Sebagai Negara Koordinator, Indonesia menggarisbawahi upaya dan kerja ke


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menaruh harapan besar pada Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Regional (RCEP) untuk menggenjot investasi ke Indonesia.

Pasalnya RCEP ini dinilai berbeda dengan aturan perdagangan bebas biasa. Sebab RCEP, selain dapat meningkatkan akses pasar perdagangan barang dan jasa, juga dapat meningkatkan investasi.

Baca Juga: Setelah bertemu investor Jepang, begini instruksi Jokowi ke Menhub

Direktur Perundingan ASEAN Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Donna Gultom mengatakan, Indonesia perlu memperbaiki kebijakan untuk mempermudah investasi.

"Peluang ada di sana, bagaimana mengambil peluang, bagaimana kebijakan memudahkan untuk industri," ujar Donna dalam Forum Merdeka Barat (FMB), Rabu (20/11). 

Donna menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan peta jalan dalam menarik investasi tersebut. Pada peta jalan tersebut akan disusun langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kemudahan berinvestasi.

Baca Juga: Pemerintah janjikan kemudahan investasi kepada investor Jepang




TERBARU

[X]
×