kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Genjot investasi ke Indonesia, pemerintah menaruh harapan pada RCEP


Rabu, 20 November 2019 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin Delegasi RI dalam Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ke-3 di Bangkok, Thailand, Senin (4 Nov). Sebagai Negara Koordinator, Indonesia menggarisbawahi upaya dan kerja ke


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Beberapa hal perlu diperbaiki dalam rangka daya saing investasi. Donna menyebutkan seperti harga gas industri dan bunga bank yang tinggi masih kurang menarik bagi industri.

"Kita punya draf, akan kita bahas menjadi program nasional ke depan," terang Donna.

Baca Juga: Luhut: 30 Investor Jepang lirik proyek di Ibukota baru di Kaltim

Indonesia dinilai memiliki daya tarik investasi bagi negara lain. Oleh karena itu, langkah tersebut perlu didorong dengan adanya kebijakan yang mendukung.

Menurut Donna,perlu mengejar sektor industri manufaktur untuk mengembangkan ekonomi Indonesia. Beberapa sektor dinilai berpotensi masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Avanza dan Xpander bersaing ketat, siapa jawaranya?

"Chemical itu Korea masuk di otomotif juga dan Jepang juga masuk di sektor otomotif," jelas Donna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×