kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Gedung MNC digeledah KPK


Jumat, 08 Juni 2012 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Proyek LRT Jabotabek yang digarap Adhi Karya (ADHI)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan penggeledahan di Kantor MNC Group. Diduga penggeledahan itu terkait dengan terungkapnya skandal suap yang dilakukan oleh seorang pegawai pajak bernama Tommy Hindratno (TH), dengan seorang pengusaha bernama James Gunarjo (JG).

Penggeledahan dilakukan sejak petang tadi hingga saat ini. Salah satu Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengakui kebenaran kabar penggeledahan tersebut. “Iya,” kata Bambang, Jumat (8/6).

Sebelumnya KPK pernah menyebutkan kalau kasus ini memiliki kaitan dengan salah satu perusahaan yang tergabung dalam MNC Group, yaitu PT Bhakti Investama tbk (BHIT). Wakil ketua KPK lainnya, Zulkarnain, pernah bilang penyelidikan memang mengarah ke BHIT.

Kasus ini terungkap setelah KPK memergoki Tommy dan James tengah melakukan transaksi suap di sebuah Rumah makan di daerah Tebet, Jakarta Pusat. Bersama dengan penangkapan itu, KPK menyita uang tunai senilai Rp 280 juta.

Tommy merupakan Kepala Seksie Pengawasan dan Konsultasi, di Kantor Pajak Pratama (KPP) Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara JG diduga memiliki kaitan dengan BHIT. Transaksi itu menurut KPK berkaitan dengan pengurusan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×