kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Gedung MNC digeledah KPK


Jumat, 08 Juni 2012 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Proyek LRT Jabotabek yang digarap Adhi Karya (ADHI)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan penggeledahan di Kantor MNC Group. Diduga penggeledahan itu terkait dengan terungkapnya skandal suap yang dilakukan oleh seorang pegawai pajak bernama Tommy Hindratno (TH), dengan seorang pengusaha bernama James Gunarjo (JG).

Penggeledahan dilakukan sejak petang tadi hingga saat ini. Salah satu Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengakui kebenaran kabar penggeledahan tersebut. “Iya,” kata Bambang, Jumat (8/6).

Sebelumnya KPK pernah menyebutkan kalau kasus ini memiliki kaitan dengan salah satu perusahaan yang tergabung dalam MNC Group, yaitu PT Bhakti Investama tbk (BHIT). Wakil ketua KPK lainnya, Zulkarnain, pernah bilang penyelidikan memang mengarah ke BHIT.

Kasus ini terungkap setelah KPK memergoki Tommy dan James tengah melakukan transaksi suap di sebuah Rumah makan di daerah Tebet, Jakarta Pusat. Bersama dengan penangkapan itu, KPK menyita uang tunai senilai Rp 280 juta.

Tommy merupakan Kepala Seksie Pengawasan dan Konsultasi, di Kantor Pajak Pratama (KPP) Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara JG diduga memiliki kaitan dengan BHIT. Transaksi itu menurut KPK berkaitan dengan pengurusan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×