kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Gara-gara corona, ekonom imbau ada paket liburan menarik untuk tarik turis domestik


Minggu, 23 Februari 2020 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan menanti matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (27/9/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

Senada dengan David, Peneliti Ekonomi Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan RI Eric Sugandi mengatakan bahwa langkah awal yang perlu diambil Indonesia dalam mengantisipasi dampak buruk lebih lanjut dari wabah ini adalah dengan lebih serius memastikan bahwa virus corona tidak mewabah di Indonesia.

Baca Juga: Dewan nasional KEK evaluasi 3 usulan KEK

"Kalau pemerintah tidak menunjukkan upaya serius untuk mengantisipasi ini, kepercayaan wisatawan akan turun dan ini bisa memukul sektor turisme," jelas Eric.

Eric pun menambahkan, bahwa upaya serius yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan menunjukkan upaya ekstra misal dalam hal pemeriksaan yang lebih teliti di pintu masuk kunjungan wisman, khususnya bandara.

Selain itu, upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menarik wisatawan domestik untuk mengunjungi tempat wisata di Indonesia. Menurutnya, ini untuk mengkompensasi penurunan kunjungan wisman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×