kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.763   70,00   0,40%
  • IDX 6.464   27,31   0,42%
  • KOMPAS100 853   2,65   0,31%
  • LQ45 649   1,85   0,29%
  • ISSI 224   1,25   0,56%
  • IDX30 360   1,60   0,45%
  • IDXHIDIV20 450   2,84   0,64%
  • IDX80 97   0,30   0,31%
  • IDXV30 124   0,58   0,47%
  • IDXQ30 116   0,60   0,52%

Gagal panen padi jadi penyebab utama inflasi


Senin, 03 Maret 2014 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Kontan - Flip Kilas Online


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Cuaca buruk yang melanda berbagai daerah di Indonesia sejak awal tahun membuat komoditi pangan utama gagal panen termasuk padi. Akibatnya beras pun jadi penyumbang utama inflasi pada Februari 2014.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beras memberikan andil dalam inflasi Februari sebesar 0,05%. Bobot di Indeks Harga Konsumen (IHK) pun mencapai 3,73%.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono mengatakan perubahan harga beras terhadap Januari 2014 sebesar 1,47%. "Kenaikan tertinggi terjadi di Tanjung dan Bekasi yang masing-masing naik 5%," ujar Adi dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (3/3).

Kenaikan harga beras terjadi di 58 kota IHK. Selain beras, yang juga menyumbangkan inflasi adalah ikan segar, cabe rawit, emas perhiasan, tarif kontrak rumah, bayam, rokok filter, dan angkutan udara.

Adapun inflasi Februari tercatat sebesar 0,26%. Sehingga inflasi tahunan atawa year on year mencapai 7,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×