kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Fraksi pro-Jokowi di DPR belum terima tunjangan


Selasa, 04 November 2014 / 15:50 WIB
ILUSTRASI. Error Google Data Studio alias Looker Studio, User Sedunia Kelimpungan!. REUTERS/Arnd Wiegmann


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Krisna Mukti, mengatakan, selama satu bulan menjadi anggota DPR, dia belum menerima tunjangan. Tunjangan sebagai anggota DPR belum cair karena ia yang tergabung dalam anggota Koalisi Indonesia Hebat dianggap tidak pernah menghadiri rapat-rapat di DPR.

"Gaji sudah diterima, hanya tunjangan-tunjangan yang belum kami terima," kata Krisna melalui pesan singkat, Selasa (4/11/2014).

Krisna menuturkan, penundaan pencairan tunjangan itu diatur dalam pertaruran keuangan untuk anggota DPR. Seluruh pembayaran tunjangan anggota DPR akan ditunda ketika yang bersangkutan dianggap tidak bekerja.

Menurut Krisna, ia bersama anggota fraksi Koalisi Indonesia Hebat telah bekerja sejak dilantik menjadi anggota DPR pada 1 Oktober 2014. Namun, pekerjaannya menjadi tak efektif karena DPR tengah terbelah menjadi dua kelompok. "Semoga ada solusi yang bijak secepatnya untuk mengatasi masalah ini," ujarnya. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×