kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Fraksi PKS menghargai sikap Arifinto


Senin, 11 April 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Tentara Korea Selatan memeriksa pintu masuk pos penjagaan mereka di dekat Zona Demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Paju, Korea Selatan, 16 Juni 2020. REUTERS/Kim Hong-Ji


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can

JAKARTA. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghargai sikap pengunduran diri Arifinto, anggota DPR yang tertangkap kamera sedang menontong film mesum saat sidang paripurna, Jumat (8/4) lalu. Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal menilai langkah tersebut telah membangun kultur baru dalam perpolitikan Indonesia.

Kamal menilai, Arifinto telah menunjukkan penghargaan yang tinggi kepada institusi DPR sebagai lembaga tinggi negara dan juga kepada PKS. Secara pribadi dan juga sebagai Ketua Fraksi PKS, Kamal berharap seluruh kader dan simpatisan dapat menerima pilihan Arifinto dan dan tidak berlarut-larut tenggelam dalam permasalahan ini. “Masih banyak agenda partai yang harus kita jalani, mari kita teruskan kerja-kerja untuk bangsa,” tutur Kamal dalam siaran persnya, Senin (11/4).

Kamal menilai pengajuan mundur Arifinto menunjukkan yang bersangkutan memiliki tanggungjawab besar dan sikap ksatria. “Terlepas bahwa di internal masalah ini juga diproses sesuai aturan, namun Arifinto memberi contoh yang baik untuk kader,” ujar Kamal.

Kamal memastikan, fraksinya akan mengantarkan surat dari Arifinto yang meminta mundur dari jabatan sebagai anggota DPR kepada pimpinan partai. Ia juga menekankan sistem di PKS berjalan dengan semestinya.

Menurutnya, di PKS tidak ada keistimewaan antara seorang pimpinan, anak buah, pendiri ataupun pengurus biasa, dalam hal menjaga aturan dan etika partai. Meski demikian ia mengingatkan agar publik juga bisa berempati terhadap kehidupan pribadi Arifinto dan keluarganya.

Arifinto telah menyatakan mengundurkan diri, Senin (11/4). Dia mengaku akan mengirimkan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×