kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Akhirnya, Arifinto mengundurkan diri sebagai anggota DPR


Senin, 11 April 2011 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Layar informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Anggota DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Arifinto akhirnya mengundurkan diri. Dia menyatakan segera mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR.

"Dengan seluruh kesadaran diri saya, tanpa paksaan siapa pun dan pihak mana pun, demi kehormatan diri dan partai saya. Setelah peryataan ini saya akan segera mengajukan kepada partai untuk mundur dari jabatan sebagai DPR RI," ujar Arifinto saat menggelar konfrensi pers, Senin (11/4).

Menurutnya, ia selaku perintis dan juga pendiri PKS merasa terpanggil untuk bertanggung jawab demi keberlangsungan, kesinambungan, dan menjaga nama baik serta kebesaran partai. Bukan hanya itu, anggota Komisi V DPR itu pun secara langsung meminta maaf kepada kader, simpatisan, konstituen PKS serta kepada seluruh anggota DPR.

Arifinto berharap keputusan tersebut membawa kebaikan dan pembelajaran baginya. "Semoga ini menjadi pewarisan positif dan konstruktif bagi bangsa dan negara ini di masa yang akan datang," tegasnya.

Dia pun menegaskan akan tetap bekerja untuk kepentingan partai baik dalam posisi sebagai atau pun bukan sebagai anggota DPR. Selain itu, Arifinto mengaku akan meningkatkan kualitas diri dengan cara senantiasa beristigfar, mengkhatamkan Al-Quran serta, meminta taushiyah kepada para ulama, bersedekah kepada fakir miskin. "Juga semua kebaikan yang dapat saya lakukan demi kejayaan hidup saya di akhirat nanti," tutupnya.

Arifinto mengundurkan diri setelah ketahuan menonton video porno saat rapat paripurna berlangsung Jumat (8/4) lalu. Dia mengaku menonton video tersebut karena rasa penasaran atas sebuah link yang dikirimkan lewat emailnya.Kendati mengundurkan diri, PKS menyatakan akan memproses kasus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×