kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Ekonomi Kuartal II 2025 Tumbuh 5,12%, BI: Permintaan Domestik Kita Baik


Kamis, 07 Agustus 2025 / 15:21 WIB
Ekonomi Kuartal II 2025 Tumbuh 5,12%, BI: Permintaan Domestik Kita Baik
ILUSTRASI. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% yoy merupakan pertumbuhan terbaik bila dibandingkan negara-negara peers.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12% year on year (yoy) pada kuartal II 2025, meningkat dari kuartal sebelumnya sebesar 4,87% yoy.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% yoy merupakan pertumbuhan terbaik bila dibandingkan negara-negara peers.

Misalnya saja Malaysia pertumbuhan ekonominya sebesar 4,5%, Singapura 4,3%, Arab Saudi 3,9%, Spanyol 2,8%, bahkan lebih rendah dari Amerika Serikat (AS) 2%.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,12% Diragukan, Istana Klaim Data Diberikan Secara Jujur

“Apa yang membedakan kita dengan negara lain karena kita mempunyai domestic demand yang sangat kuat sekali,” tutur Destry dalam agenda Opening Ceremony Karya Kreatif Indonesia 2025, Kamis (7/8).

Destry menambahkan, dengan kondisi permintaan domestik yang terus meningkat, maka dibutuhkan pula investasi yang besar.

Dalam hal ini kami dari BI bersama-sama dengan Kementerian/lembaga (K/L) bahu membahu bagaimana terus meningkatkan potensi ekonomi yang ada di indonesia.

Menurutnya potensi yang perlu terus ditingkatkan adalah industri pariwisata. Pasalnya Indonesia dengan kekayaan alamnya yang beragam dan melimpah, serta ragam budaya berpotensi besar menarik wisatawan, baik mancanegara maupun dalam negeri.

Baca Juga: Ekspor dan Industri Pengolahan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×