kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Ekonom menilai wajar APBN 2018 lebih populis


Rabu, 25 Oktober 2017 / 22:19 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Sugandi menilai wajar jika APBN 2018 lebih populis karena pemerintah meningkatkan belanja-belanja yang bersifat sosial menjelang tahun politik. Menurut Eric, pemerintah yang tengah berkuasa, ingin terpilih lagi.

"Menjelang pemilu, yang dikejar biasanya pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan angka pengangguran yang lebih rendah," kata Eric kepada Kontan.co.id, Rabu (25/10).

Eric bilang, dampak dari pengalokasian dana yang lebih besar untuk belanja sosial daripada belanja infrastruktur, bisa membantu meningkatkan daya beli masyarakat dalam jangka pendek. Sehingga, konsumsi rumah tangga bisa kuat menjelang pemilu.

Ia menilai, dampak belanja sosial terhadap pertumbuhan ekonomi lebih cepat dibandingkan dengan dampak dari belanja infrastruktur. Sebab, pembangunan infrastruktur dengan teknologi saat ini lebih bersifat padat modal sehingga tidak banyak menyerap tenaga kerja.

"Selain itu dampaknya terhadap pertumbuhan juga baru optimal kalau infrastrukturnya sudah jadi dan beroperasi," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×