kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Ekonom: Ini alasan BI ingin turunkan CAD 2,5%


Rabu, 15 Oktober 2014 / 19:52 WIB
ILUSTRASI. KRL


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kerap kali mengatakan ingin mengarahkan current account deficit (CAD) atawa defisit transaksi berjalan ke arah 2,5% dari PDB. Saat ini, data terakhir triwulan II 2014 defisit transaksi berjalan Indonesia sebesar 4,27% dari PDB.

Kepala Ekonom Mandiri Destry Damayanti mengatakan alasan BI ingin menurunkan defisit ke arah 2,5%. Trend Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi langsung di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berkisar 2%-2,2% dari PDB.

Sementara itu, asumsi dana portofolio yang dianggap aman adalah 0,3% dari PDB. "Kondisi seperti itu mau tidak mau 2,5% adalah kondisi yang aman untuk Indonesia," ujar Destry di Jakarta, Rabu (15/10).

Dirinya menilai, defisit transaksi berjalan pada tahun 2014 masih berada di atas 3% dari PDB. Karena itu pengetatan kebijakan moneter masih akan berlangsung selagi sektor riil belum mempunyai kebijakan yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×