kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.159   66,00   0,36%
  • IDX 4.931   -98,87   -1,97%
  • KOMPAS100 634   -13,69   -2,11%
  • LQ45 505   -8,76   -1,71%
  • ISSI 162   -4,37   -2,63%
  • IDX30 285   -4,36   -1,51%
  • IDXHIDIV20 385   -4,34   -1,11%
  • IDX80 73   -1,49   -1,99%
  • IDXV30 107   -1,38   -1,27%
  • IDXQ30 96   -1,34   -1,38%

Ekonom: Ini alasan BI ingin turunkan CAD 2,5%


Rabu, 15 Oktober 2014 / 19:52 WIB
ILUSTRASI. KRL


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kerap kali mengatakan ingin mengarahkan current account deficit (CAD) atawa defisit transaksi berjalan ke arah 2,5% dari PDB. Saat ini, data terakhir triwulan II 2014 defisit transaksi berjalan Indonesia sebesar 4,27% dari PDB.

Kepala Ekonom Mandiri Destry Damayanti mengatakan alasan BI ingin menurunkan defisit ke arah 2,5%. Trend Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi langsung di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berkisar 2%-2,2% dari PDB.

Sementara itu, asumsi dana portofolio yang dianggap aman adalah 0,3% dari PDB. "Kondisi seperti itu mau tidak mau 2,5% adalah kondisi yang aman untuk Indonesia," ujar Destry di Jakarta, Rabu (15/10).

Dirinya menilai, defisit transaksi berjalan pada tahun 2014 masih berada di atas 3% dari PDB. Karena itu pengetatan kebijakan moneter masih akan berlangsung selagi sektor riil belum mempunyai kebijakan yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×