kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.924   13,00   0,07%
  • IDX 6.407   72,06   1,14%
  • KOMPAS100 845   9,82   1,18%
  • LQ45 637   4,83   0,76%
  • ISSI 221   3,15   1,45%
  • IDX30 359   2,23   0,63%
  • IDXHIDIV20 443   1,45   0,33%
  • IDX80 96   1,08   1,13%
  • IDXV30 120   0,70   0,59%
  • IDXQ30 115   0,46   0,41%

ekonom: Bunga acuan BI belum bisa turun


Selasa, 16 Juni 2015 / 16:55 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih akan terus mempertahankan kebijakan moneter ketat. Kondisi ekonomi domestik dan global belum memungkinkan bank sentral menurunkan suku bunganya meskipun perlambatan ekonomi semakin terasa.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan kondisi ekonomi saat ini masih belum jelas sehingga BI perlu melakukan wait and see. Karena itu, ia memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level 7,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan Kamis besok (18/6).

Menurut Lana, ada potensi Bank Sentral Amerika The Fed menaikkan suku bunganya pada September 2015. Untuk menolong pertumbuhan, penurunan suku bunga tidak bisa terjadi dalam satu kali dan perlu penurunan yang berkelanjutan.

Kalau BI menurunkan suku bunga bulan ini lalu kemudian menaikkan lagi ketika The Fed menaikkan suku bunga, maka biaya yang ditanggung akan lebih besar. "Rupiah bisa makin melemah," ujarnya ketika dihubungi KONTAN, Selasa (16/6).

Akhir-akhir ini pun tekanan terhadap rupiah akibat The Fed terus terjadi. Kurs tengah BI Selasa (16/6) tercatat Rp 13.333 per dollar Amerika Serikat (AS). Bank sentral, akunya, harus menjaga sensitivitas rupiah agar tidak lewat dari Rp 13.350. Kalau lewat dari level tersebut maka dampaknya akan merambat ke segala aspek, termasuk ke laju impor yang bisa kian dalam turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×