kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ekonom Bank Mandiri Proyeksikan Inflasi Tahun 2023 Bisa Bergerak ke Level 3%


Selasa, 22 Agustus 2023 / 15:09 WIB
Ekonom Bank Mandiri Proyeksikan Inflasi Tahun 2023 Bisa Bergerak ke Level 3%
ILUSTRASI. Pedagang menata dagangannya di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (30/9/2022). Ekonom Bank Mandiri Proyeksikan Inflasi Tahun 2023 Bisa Bergerak ke Level 3%.


Reporter: Nindita Nisditia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memprediksi inflasi tahun 2023 ini berada di level 3% hingga 3,2%.

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, proyeksi inflasi tersebut cukup positif. Sehingga, dengan kondisi kinerja postif yang terus-menerus konsisten, ada potensi inflasi bergerak ke level 3% atau bahkan lebih rendah lagi. 

Andry menegaskan, potensi dari angka inflasi tersebut dapat terjadi asal tidak ada gangguan dari El Nino atau dampak dari perubahan iklim.

Baca Juga: Fundamental Solid, Ekonom Bank Mandiri Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,04% pada 2023

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) meyakini inflasi akan tetap terkendali di dalam sasaran target 2% hingga 4% pada tahun ini.

"Dengan kinerja year to date yang sudah ada, kami melihat ada potensi inflasi di Indonesia itu bisa ke 3% atau mungkin saja slightly below 3%," tutur Asmo dalam Media Gathering & Presentasi Macroeconomic Outlook dari Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas, Selasa (22/8).

Baca Juga: Pertemuan Bilateral RI-Selandia Baru, Mendag Optimistis Capai Target NZD 4 Miliar

Andry tidak memungkiri efek dari risiko El Nino dan perubahan iklim patut diwaspadai. Menurutnya, adanya gangguan panen dan gangguan produksi akan mengerek angka inflasi ke level yang lebih tinggi dari 3,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×