kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Duduk semeja Prabowo, Jokowi hanya ngomong makanan


Minggu, 20 Juli 2014 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,13/2-VONIS SAMBO. Majelis Hakim memvonis Ferdy Sambo dengan hukuman mati. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kedua calon presiden Prabowo Subiyanto dan Joko "Jokowi" Widodo akhirnya duduk satu meja, di Istana Negara Jakarta. Keduanya berada di sana atas undangan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam meja yang sama, Prabowo dan Jokowi juga sama-sama menyantap hidangan berbuka puasa. Keduanya duduk mengapit SBY, yang berada diantara keduanya.

Usai pertemuan tersebut Jokowi menceritakan apa saja yang dibicarakan kedua calon orang nomor satu di republik ini. Menurutnya, selama duduk satu meja mereka hanya membicarakan soal hidangan yang disantap, sepak bola, dan masalah pesawat Malaysia Airlines yang terjatuh di Ukraina.

Jokowi tidak menjawab ketika ditanya apakah ada pembicaran soal politik dengan Prabowo. Ia justru meminta jurnalis untuk tidak bertanya mengenai situasi politik yang memanas. Lebih jauh, Ia hanya ingin menjawab hal yang ringan seputar obrolannya tentang makanan.

Jokowi mengaku menikmati pertemuan tersebut. "Alhamdulillah, makanannya yang pasti enak," ujar Jokowi, Minggu (20/7) di Istana Negara, Jakarta.

Jokowi juga bilang, tidak ada obrolan yang membuat suasana panas. Bahkan sambil sedikit bergurau, ia mengatakan obrolan dengan prabowo cukup mendinginkan suasana, terutama es Thailand.

Terkait persiapan tanggal 22 Juli nanti, menurut Jokowi dirinya siap menerima apapun hasilnya. Menurutnya, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla akan tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat. Sebelumnya, SBY dalam pidatonya meminta kedua pasang capres untuk tetap menjaga silaturrahmi, apapun hasilnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×