kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DPR usul anggaran KUR menjadi Rp 4 triliun


Senin, 19 Januari 2015 / 19:16 WIB
ILUSTRASI. Promo Indomaret Bulan Ini Periode 1-15 Agustus 2023.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah mulai menjalani pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015 dengan DPR RI, Senin (19/1). Ketua Komisi XI DPR Fadel Muhammad berpendapat, postur RAPBN-P 2015 sudah sehat karena banyak mengalokasikan anggarannya untuk belanja infrastruktur.

Hanya saja, yang perlu dilakukan pemerintah saat ini adalah serapan anggaran. Serapan anggaran harus dikawal agar bisa mendongkrak ekonomi sesuai target pemerintah 5,8%.

Di sisi lain, anggota DPR dari fraksi Golongan Karya (Golkar) ini memberi catatan pemerintah harus memberikan anggaran yang lebih untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam RAPBN-P 2015 anggaran subsidi KUR sangat kecil, tidak mencapai Rp 1 triliun.

"Kita akan minta tambah subsidinya sebesar Rp 4 triliun untuk KUR," ujar Fadel yang ditemui di Komisi XI DPR, Senin (19/1).

Alokasi subsidi KUR ini sangat penting untuk mendorong ekonomi dari kalangan bawah dan bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×