kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

DPR usul anggaran KUR menjadi Rp 4 triliun


Senin, 19 Januari 2015 / 19:16 WIB
ILUSTRASI. Promo Indomaret Bulan Ini Periode 1-15 Agustus 2023.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah mulai menjalani pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015 dengan DPR RI, Senin (19/1). Ketua Komisi XI DPR Fadel Muhammad berpendapat, postur RAPBN-P 2015 sudah sehat karena banyak mengalokasikan anggarannya untuk belanja infrastruktur.

Hanya saja, yang perlu dilakukan pemerintah saat ini adalah serapan anggaran. Serapan anggaran harus dikawal agar bisa mendongkrak ekonomi sesuai target pemerintah 5,8%.

Di sisi lain, anggota DPR dari fraksi Golongan Karya (Golkar) ini memberi catatan pemerintah harus memberikan anggaran yang lebih untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam RAPBN-P 2015 anggaran subsidi KUR sangat kecil, tidak mencapai Rp 1 triliun.

"Kita akan minta tambah subsidinya sebesar Rp 4 triliun untuk KUR," ujar Fadel yang ditemui di Komisi XI DPR, Senin (19/1).

Alokasi subsidi KUR ini sangat penting untuk mendorong ekonomi dari kalangan bawah dan bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×