kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

DPR setuju pemulangan WNI bermasalah memakai pesawat haji


Rabu, 13 Juli 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Kompleks perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (28/9). KONTAN/Baihaki/28/9/2020


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR menyetujui rencana pemerintha menggunakan pesawat haji untuk memulangkan warga negara Indonesia yang tinggal melampaui batas waktu (overstayer) di Arab Saudi. Dengan catatatan, DPR setuju asal tidak mengganggu mobilitas ibadah haji dan pembiayaan.

Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding meminta pemerintah mematangkan rencana tersebut terlebih dahulu. "Kita matangkan dulu di lintas kementerian," katanya seusai rapat, Rabu (13/7).

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan penggunaan pesawat haji untuk memulangkan warga negara Indonesia yang bermasalah tersebut. Ini lantaran pesawat yang dipakai untuk mengantarkan jemaah haji ke Tanah Suci pulang dengan kondisi kosong.

Namun, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menyatakan, penggunaan pesawat haji itu perlu pengaturan waktu yang tepat. Sebab, dia mengatakan, pemerintah Arab Saudi hanya menyediakan waktu satu jam, untuk menurunkan penumpang di Arab Saudi. Jika lebih, maskapai tersebut akan terkena denda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×