kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

DPR setuju pemulangan WNI bermasalah memakai pesawat haji


Rabu, 13 Juli 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Kompleks perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (28/9). KONTAN/Baihaki/28/9/2020


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR menyetujui rencana pemerintha menggunakan pesawat haji untuk memulangkan warga negara Indonesia yang tinggal melampaui batas waktu (overstayer) di Arab Saudi. Dengan catatatan, DPR setuju asal tidak mengganggu mobilitas ibadah haji dan pembiayaan.

Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding meminta pemerintah mematangkan rencana tersebut terlebih dahulu. "Kita matangkan dulu di lintas kementerian," katanya seusai rapat, Rabu (13/7).

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan penggunaan pesawat haji untuk memulangkan warga negara Indonesia yang bermasalah tersebut. Ini lantaran pesawat yang dipakai untuk mengantarkan jemaah haji ke Tanah Suci pulang dengan kondisi kosong.

Namun, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menyatakan, penggunaan pesawat haji itu perlu pengaturan waktu yang tepat. Sebab, dia mengatakan, pemerintah Arab Saudi hanya menyediakan waktu satu jam, untuk menurunkan penumpang di Arab Saudi. Jika lebih, maskapai tersebut akan terkena denda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×