kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

DPR setuju BLSM, asal jangan terlalu lama


Senin, 13 Mei 2013 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Kurumi Home Multifunction Rice Cooker yang memiliki fungsi low carbo.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Usai rapat konsultasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengatakan setuju jika program bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) disalurkan kepada masyarakat, asal waktunya tidak terlalu lama. Sebab, hal itu berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu menjelang pemilihan umum 2014 mendatang.

Wakil Ketua Priyo Budi Santoso mengatakan, dalam rapat konsultasi itu, pemerintah mengusulkan adanya BLSM yang akan diberikan kepada rakyat miskin pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Namun, pimpinan DPR setuju adanya BLSM itu asal waktunya bisa sampai satu tahun.

"Yang jelas tadi ide pemerintah beberapa bulan. Kami tidak pernah berpikir untuk memberikan selama satu tahun, itu terlalu lama. Boleh  tapi cukup sekitar 3 bulan sampai 5 bulan saja,"ujar Priyo di usai rapat konsultasi denga presiden, Senin (13/5).

Dengan memperpendek waktu pembagian bantuan  langsung tunai ini, maka diharapkan tidak ada unsur kepentingan politis di dalamnya terkait dengan pemilu tahun depan. "Itu bisa murni untuk membantu rakyat miskin," ujarnya.

Dalam draf Rancangan Angaran Pendapatan dan Belanja Negara Pembaharuan (RAPBN-P) yang rencanakan akan diajukan Selasa (14/5) ke DPR, pemerintah  menganggarkan dana BLSM sebesar Rp 13 triliun. Dana tersebut akan dibagikan kepada 15,5 juta rumah tangga sasaran (RTS)  atau jumlahnya sekitar 62 juta hingga 65 jiwa jiwa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×