Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

DPR: Penundaan ratifikasi perjanjian dagang untuk lindungi industri lokal

Senin, 11 Februari 2019 / 18:11 WIB

DPR: Penundaan ratifikasi perjanjian dagang untuk lindungi industri lokal
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. DPR menyatakan keputusan Senayan melakuan penundaan ratifikasi perjanjian dagang antara Indonesia dengan Pakistan dilakukan untuk melindungi industri lokal.

Pasalnya perjanjian dagang yang dilakukan kerap membunuh industri lokal. Industri lokal tidak dapat bersaing dengan industri global secara terbuka dengan perjanjian dagang.


"Industri kita tidak terlindungi, ada kekahwatrian mengganggu industri," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR Aza Azman Natawijana usai rapat dengan Kementerian Perdagangan (Kemdag), Senin (11/2).

Hal itu diungkapkan Azam berdasarkan pengalaman. Selain itu, banyak pula pemangku kepentingan yang menyatakan keberatan dengan perjanjian dagang tersebut.
Azam bilang keberatan tersebut telah menjadi catatan dalam pembahasan perjanjian dagang sebelumnya.

Oleh karena itu, ia menyayangkan pemerintah yang meratifikasi melalui Peraturan Presiden (Perpres). "Seluruh perjanjian luar negeri harus dibahas di DPR," terang Azam. 

Pembahasan tersebut akan melihat sejauh mana perjanjian dagang berdampak pada ekonomi Indonesia. Pasalnya selama ini perjanjian dagang dinilai hanya membuat Indonesia sebagai pedagang bukan produsen.

Reporter: Abdul Basith
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0017 || diagnostic_api_kanan = 0.1206 || diagnostic_web = 0.7435

Close [X]
×