kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

DPR: Penghematan BBM tak tepat karena salah hitung


Kamis, 06 September 2012 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Seekor ikan cupang jenis halfmoon berenang di aquarium milik peternak Tiano Morello di Bogor, Jawa Barat.


Reporter: Dea Chadiza Syafina

JAKARTA. DPR menanggapi dingin permintaan pemerintah untuk menambah jatah atau kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak empat juta kilo liter. Menurut anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani mengatakan, kuota BBM kurang karena pemerintah tak cermat dalam menghitung sejak awal.

Ia menegaskan sejak awal kesalahan perhitungan penetapan kuota BBM sudah terjadi. "Program penghematan tidak tepat,dan penghitungan sejak awal juga sudah tidak cermat," ungkap Dewi.

Hingga kini, DPR masih belum membahas permintaan itu. Komisi VII yang menangani energi baru akan mengadakan sidang komisi dengan kementerian pada pekan depan.




Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×