kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.719   11,00   0,06%
  • IDX 6.486   -39,40   -0,60%
  • KOMPAS100 845   -4,14   -0,49%
  • LQ45 640   -4,98   -0,77%
  • ISSI 228   -0,30   -0,13%
  • IDX30 357   -2,94   -0,82%
  • IDXHIDIV20 434   -3,09   -0,71%
  • IDX80 96   -0,60   -0,62%
  • IDXV30 120   -0,72   -0,59%
  • IDXQ30 113   -0,94   -0,82%

DPR: Penghematan BBM tak tepat karena salah hitung


Kamis, 06 September 2012 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Seekor ikan cupang jenis halfmoon berenang di aquarium milik peternak Tiano Morello di Bogor, Jawa Barat.


Reporter: Dea Chadiza Syafina

JAKARTA. DPR menanggapi dingin permintaan pemerintah untuk menambah jatah atau kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak empat juta kilo liter. Menurut anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani mengatakan, kuota BBM kurang karena pemerintah tak cermat dalam menghitung sejak awal.

Ia menegaskan sejak awal kesalahan perhitungan penetapan kuota BBM sudah terjadi. "Program penghematan tidak tepat,dan penghitungan sejak awal juga sudah tidak cermat," ungkap Dewi.

Hingga kini, DPR masih belum membahas permintaan itu. Komisi VII yang menangani energi baru akan mengadakan sidang komisi dengan kementerian pada pekan depan.




Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×