kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DKI akan terbitkan kartu elektronik khusus Kopaja


Kamis, 09 Oktober 2014 / 12:27 WIB
Suasana di Menara BTN, Jakarta, Senin (23/10). Kinerja Cemerlang, Bank BTN Bukukan Laba Rp 801 Miliar pada Kuartal I 2023


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menerbitkan kartu elektronik (e-card) khusus bagi penumpang Kopaja yang melewati jalur bus Transjakarta.

"Dalam waktu dekat ini, rencananya kita akan mengeluarkan e-card khusus untuk kopaja. Jadi, kartu Transjakarta dengan Kopaja akan berbeda," kata Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih di Jakarta, Kamis (9/10/2014).

Menurut dia, kartu elektronik tersebut diterbitkan karena tarif antara kedua angkutan umum itu berbeda, tarif Transjakarta Rp 3.500 sedangkan Kopaja Rp 6.000. "Kalau kartunya hanya satu, nanti akan sulit diketahui apakah calon penumpang ingin naik bus Transjakarta atau kopaja karena tarifnya berbeda, makanya kita buat jadi dua kartu," ujar Antonius.

Dia menuturkan perbedaan kartu tersebut tidak akan terjadi apabila pihak Kopaja bersedia menyamakan tarifnya dengan bus transjakarta, sehingga kartu elektronik Transjakarta dapat terintegrasi dengan Kopaja.

Meskipun demikian,pihaknya tetap menginginkan agar pihak Kopaja bersedia mengintegrasikan diri sepenuhnya dengan Transjakarta.

"Dengan adanya integrasi tersebut, maka masyarakat tidak perlu lagi merasa terbebani sampai harus membeli kartu baru untuk menaiki angkutan umum yang berbeda," ungkap Antonius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×