kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

DJPPR: Penarikan pinjaman luar negeri capai Rp 47,3 triliun sampai akhir Oktober 2021


Rabu, 24 November 2021 / 13:31 WIB
DJPPR: Penarikan pinjaman luar negeri capai Rp 47,3 triliun sampai akhir Oktober 2021
ILUSTRASI. Dolar AS./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/01/2021


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, sampai dengan akhir Oktober 2021, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah sudah sebesar Rp 47,3 triliun.

“Sebagian besar penarikan utang tersebut merupakan penarikan pinjaman yang berbunga murah dari lembaga multilateral dan bilateral dalam bentuk pinjaman program untuk mendukung penanganan dampak Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman kepada Kontan.co.id, Rabu (24/11).

Selain itu, lanjut Luky, penarikan pinjaman proyek akan tetap dilakukan untuk mendukung program prioritas pemerintah, antara lain dalam bidang infrastruktur, energi, dan pertahanan dan keamanan.

Baca Juga: Tax amnesty jilid II digelar, pemerintah minta WP bermasalah selesaikan pemeriksaan

Sementara itu, terkait pembayaran bunga utang hingga Oktober 2021 sudah mencapai 75,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, seiring dengan adanya penurunan target utang, perbaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN).

Kemudian, penguatan nilai tukar rupiah dan optimalisasi pembiayaan non utang, serta koordinasi pemerintah dan Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Bersama (SKB)  I dan III. “Smeentara untuk pembayaran bunga utang tahun 2021 diperkirakan lebih rendah dari target APBN,” pungkasnya. 

Baca Juga: Pemerintah perkirakan Rp 37 triliun anggaran pemulihan ekonomi nasional tak terserap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×