kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.203   153,00   0,85%
  • IDX 5.338   -256,35   -4,58%
  • KOMPAS100 700   -36,85   -5,00%
  • LQ45 530   -27,26   -4,89%
  • ISSI 185   -9,98   -5,13%
  • IDX30 301   -15,48   -4,90%
  • IDXHIDIV20 373   -18,31   -4,67%
  • IDX80 80   -4,01   -4,79%
  • IDXV30 103   -3,42   -3,20%
  • IDXQ30 97   -5,54   -5,42%

DJP Rombak Wajah Coretax, Tapi Stabilitas Sistem Masih Jadi Ujian


Senin, 08 Juni 2026 / 14:15 WIB
DJP Rombak Wajah Coretax, Tapi Stabilitas Sistem Masih Jadi Ujian
ILUSTRASI. Coretax Pajak (Dok/DJP)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan pembaruan tampilan sistem Coretax DJP, platform administrasi perpajakan digital yang digunakan jutaan wajib pajak di Indonesia. ​

Penyegaran antarmuka ini dilakukan setelah sistem sempat mengalami gangguan (downtime) selama beberapa hari yang memicu keluhan dari pengguna.

DJP menjelaskan bahwa pembaruan ini sebagai "Penyegaran Tampilan Coretax" yang dirancang untuk meningkatkan kemudahan akses, keterbacaan informasi, dan kenyamanan penggunaan.

"Kami terus menerima masukan dari pengguna, dan salah satu langkah yang sudah kami lakukan adalah penyegaran tampilan Coretax DJP," tulis DJP dalam akun Threads @ditjenpajakri, Senin (8/6/2026).

Baca Juga: Satgas Pangan Endus Ada Dugaan Kartel di Tengah Penurunan Harga TBS Kelapa Sawit

Sejumlah perubahan langsung terlihat pada versi terbaru Coretax. Halaman utama kini hadir dengan desain yang lebih modern dan responsif sehingga dapat diakses dengan optimal melalui desktop, tablet, maupun telepon seluler. 

Selain itu, navigasi antar-menu juga ditata ulang melalui sistem mega menu yang dinilai lebih rapi dan memudahkan pengguna menemukan layanan yang dibutuhkan.

Pembaruan ini dilakukan dalam dua fase. Fase pertama, yakni halaman utama dan navigasi yang saat ini telah selesai dilakukan.

Fase kedua, yakni optimalisasi pengalaman pengguna pada masing-masing fitur dan layanan, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Pembaruan tersebut langsung menjadi perbicangan wajib pajak di media sosial Threads. Banyak pengguna mengapresiasi perubahan desain yang dinilai lebih profesional dibandingkan versi sebelumnya.

Akun @d***m yang mengulas tampilan baru Coretax secara rinci menilai peningkatan responsivitas sistem cukup terasa. Menurutnya, tampilan kini lebih nyaman digunakan baik melalui desktop, tablet, maupun perangkat seluler.

Baca Juga: Jemaah Puas, Program Haji Ramah Lansia dan Disabilitas Dinilai Sukses

Ia juga memberikan apresiasi terhadap perubahan halaman login yang dinilai lebih rapi serta memiliki elemen interaktif yang lebih baik dibandingkan versi awal Coretax.

Respons serupa datang dari akun @w***d yang menyebut tampilan baru Coretax terlihat lebih menarik. Sementara akun @i***i menilai antarmuka terbaru memberikan kesan lebih premium dan modern, terutama dari sisi teknologi frontend yang digunakan.

Meski demikian, sejumlah pengguna mengingatkan bahwa persoalan utama Coretax selama ini bukan semata-mata tampilan visual, melainkan performa sistem di balik layar.

Akun @m***r menilai perbaikan yang paling dibutuhkan justru berada pada sisi backend, termasuk kecepatan pembaruan data dan kejelasan pesan kesalahan ketika sistem mengalami kendala.

"Coretax itu memang tampilannya sudah ok, tampilan sebelumnya juga sudah bagus. Yang perlu diperbaiki itu justru backend macam update yang lambat dan error message yang tidak jelas," kata dia.

Komentar tersebut mendapat dukungan dari pengguna lain yang berharap pembaruan tidak berhenti pada aspek desain semata. 

Menurut mereka, stabilitas layanan tetap menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kepuasan wajib pajak.

Baca Juga: Mentan Akan Laporkan 300 Perusahaan yang Menahan Kenaikan Harga TBS Sawit

Harapan serupa juga disampaikan pengguna lainnya.  Akun @o***i mengaku telah mencoba sejumlah fitur seperti pembuatan ID Billing PPh Pasal 25 dan pengunduhan PDF SPT tanpa menemukan kendala berarti.

Sementara akun @g***d menegaskan bahwa pengguna hanya menginginkan satu hal, yakni sistem yang stabil dan tidak menimbulkan gangguan yang dapat menghambat pekerjaan.

"Harapan kami sebagai pihak yang bersinggungan dengan Coretax hanya satu, yakni semoga tidak terjadi error yang dapat menghambat pekerjaan," katanya.

Respons yang beragam tersebut menunjukkan bahwa pembaruan tampilan Coretax memang mendapat sambutan positif dari sisi desain dan pengalaman pengguna. 

Namun, kepercayaan penuh wajib pajak masih akan sangat ditentukan oleh kemampuan DJP memastikan sistem berjalan stabil dan minim gangguan.

Dengan fase kedua yang masih berlangsung, publik kini menunggu apakah transformasi Coretax tidak hanya menghadirkan wajah baru yang lebih modern, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan teknis yang selama ini menjadi sorotan pengguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×