kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS995.000 -1,19%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

Ditjen Imigrasi: Masa berlaku paspor 10 tahun belum berlaku


Minggu, 27 September 2020 / 17:33 WIB
Ditjen Imigrasi: Masa berlaku paspor 10 tahun belum berlaku
ILUSTRASI. Petugas Imigrasi menunjukkan paspor milik pemohon di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (25/9/2020). Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2020 yang mengatur masa berlaku paspor biasa paling lama 10 t

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM menyebutkan, aturan pemberlakuan paspor paling lama 10 tahun belum berlaku.

Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang mengatakan, aturan itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah nomor 51 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan pemerintah nomor 31 tahun 2013 tentang peraturan pelaksanaan UU nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

Dalam PP itu disebutkan, masa berlaku paspor paling lama sepuluh tahun, bukan berarti masa berlakunya menjadi sepuluh tahun.

Ia mengatakan, pemberlakuan ini masih menunggu aturan pelaksanaannya. “Iya betul. Menunggu peraturan pelaksanaannya,” kata Arvin kepada Kontan.co.id, Minggu (27/9).

Baca Juga: Horee! Masa berlaku paspor kini lebih lama dari 5 tahun menjadi 10 tahun

Arvin mengatakan, dalam perkembangan global, tren masa berlaku paspor paling lama sepuluh tahun sudah dipraktekkan di beberapa negara. Bahkan hal ini telah dilakukan di sejumlah Negara di Asia Tenggara (ASEAN).

“Di negara ASEAN saja sudah beberapa negara yang menerapkan, misalnya Singapura, Thailand dan Filipina,” ujar dia.

Arvin mengatakan, saat ini tengah proses pembuatan peraturan pelaksanaannya. Menurut dia, perubahan itu nantinya juga akan memuat penyesuaian tarif PNBP yang dikenakan.

“Ini mungkin akan masuk ke dalam yang diatur kemudian. Tapi kalau secara logika berpikir, memang dimungkinkan adanya perbedaan PNBP untuk masa paspor yang berbeda pula,” ujar dia.

Praktisi Hukum sekaligus Advokat dari kantor Frans & Setiawan Law Office, Hendra Setiawan Boen mengapresiasi adanya aturan tersebut. Menurut dia, penambahan masa berlaku paspor menjadi paling lama sepuluh tahun adalah kebijakan yang cukup baik.

Oleh karena itu, aturan teknis melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) harus segera dibuat agar kebijakan ini dapat segera berlaku. Hanya saja, Ia mengingatkan, agar penyesuaian tarif PNBP yang dikenakan seyogyanya memperhatikan kondisi saat ini.

“Tapi saat ada Covid-19 dan resesi kalau bisa PNBP jangan naik terlalu tinggi,” ucap Hendra kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Asyik! Masa berlaku paspor biasa kini sampai 10 tahun

Sebagai informasi, ketentuan masa berlaku paspor tercantum dalam PP 51 nomor 2020, pasal 51 yang berbunyi sebagai berikut :

Pasal 51

(1) Masa berlaku Paspor biasa paling lama 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal diterbitkan.

(2) Masa berlaku Paspor biasa yang diterbitkan bagi anak berkewarganegaraan ganda tidak boleh melebihi batas usia anak tersebut untuk menyatakan memilih kewarganegaraannya.

(3) Batas usia anak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×