kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Demokrat: Penahanan Andi lebih cepat lebih baik


Kamis, 17 Oktober 2013 / 17:48 WIB
ILUSTRASI. Sejak lima hari terakhir, terjadi peningkatan kasus harian Covid-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua menegaskan, penahanan Andi Mallarangeng oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai bisa mempercepat statusnya supaya mengikuti prosedur hukum yang tengah berjalan.

"Sejak awal daripada disebut ada tebang pilih dari KPK, lalu dari keluarga Andi juga mengharapkan ini dipercepat, penahanan Andi bukan masalah. Hal ini lebih ke soal koridor hukum," ungkap Max di Gedung DPR (17/10).

Max juga mengungkapkan, sebagai kader Partai Demokrat, Andi tetap mendapatkan bantuan hukum. "Tapi persoalannya digunakan atau tidak, dikembalikan lagi ke Andi," imbuhnya.

Sementara, ketika ditanya apakah dengan kejadian ini Andi akan dipecat sebagai kader Partai Demokrat, Max menjawab bahwa status keanggotaan Andi masih tercatat di partainya. "Namun untuk jabatan sekretaris dewan pembina sudah dilepas," papar Max.

Sebelumnya, hari ini KPK telah resmi menahan Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus proyek Hambalang, setelah hampir satu tahun kasus ini tidak ditangani oleh KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×