kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Disambangi Menlu AS, Indonesia dorong kerja sama di sektor pendidikan


Kamis, 29 Oktober 2020 / 17:18 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Amerika Serikat Michael R Pompeo, Kamis (29/10).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia akan mendorong kerja sama di sektor pendidikan dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melalukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Michael R Pompeo. 

Retno bilang sebelumnya terdapat kerja sama yang akan dilakukan oleh kedua negara tersebut. "Pada pertemuan ini saya mendorong finalisasi Nota Kesepahaman di sektor pendidikan," ujar Retno dalam keterangan resmi, Kamis (29/10).

Indonesia mengusulkan isu mengenai visa untuk pelajar Indonesia. Namun, pembahasan itu tertunda akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Genjot belanja militer, Indonesia-AS akan tingkatkan kerja sama di sektor pertahanan

Selain sektor pendidikan, kedua negara juga mengusung kerja sama di sektor kesehatan. Selama pandemi Covid-19, Indonesia dan AS telah melakukan sejumlah kerja sama.

"Saya menegaskan kembali pentingnya membangun kesehatan nasional dan regional," terang Retno.

Pada kunjungan tersebut, Pompeo juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pada pertemuan tersebut Jokowi menyebut kunjungan AS di tengah pandemi Covid-19 menunjukkan peran strategis hubungan kedua negara.

Selanjutnya: Jokowi terima kunjungan Menteri Luar Negeri AS, bahas apa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×