kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dirjen Pajak tak kuasa menembus Pasar Tanah Abang


Kamis, 11 April 2013 / 06:39 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2021). IHSG Senin (8/11) diramal sideways, simak rekomendasi saham hari ini. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak tak mampu menembus Pasar Tanah Abang. Besarnya potensi pajak yang semestinya disetorkan ke negara dari kegiatan transaksi pasar tersebut tak tergali maksimal akibat adanya penguasa.     

Demikian disampaikan Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Kismantoro Petrus dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (10/4).

"Tanah Abang, pajak PPH-nya kalau dibreakdown hanya Rp 6 juta per hari. Ada abuse of power karena ada penguasa di sana yang mengakibatkan orang pajak tidak bisa masuk. Selama ini, itu tidak tersoroti, padahal potensi pajaknya besar sekali. Itu baru satu tempat saja. Belum di tempat yang lain," kata Kismantoro.  (FX Laksana Agung S/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×