kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dipo Alam temui Dewan Pers


Rabu, 02 Maret 2011 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. ANTARA FOTO/Moch Asim/aww/17.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sekretaris Kabinet Dipo Alam kembali menyambangi Dewan Pers. Kedatangannya kali ini terkait pengaduannya terhadap Media Group.

Dipo akan bertandang pukul 11.00 WIB. Saat ditemui, Dipo menegaskan, dirinya tidak akan meminta maaf atas pernyataannya yang memerintahkan untuk memboikot media yang menjelek-jelekkan pemerintah. "Saya tidak mau minta maaf, penegasan saja bahwa kita saling koreksi," katanya saat ditemui di Kantor Kepresidenan, Rabu (28/2).

Dipo melaporkan Metro TV, anak usaha Media Group ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Senin (28/2) lalu. Melalui kuasa hukumnya, Amir Syamsudin, dia menuding Metro TV telah mengiring opini terkait penyiaran running text yang sama selama berhari-hari.

Sebelumnya, Media Group juga melaporkan Dipo Alam ke polisi dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Media Group menuding, Dipo telah merugikannya atas pernyataannya tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×