kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Dipecat, Gus Choi tak maju jadi caleg dari PKB


Selasa, 05 Februari 2013 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Film Insidious, film horor yang bertema rumah angker 


Reporter: Dea Chadiza Syafina

JAKARTA. Memasuki tahun politik, banyak para politisi yang sudah bersiap untuk bertempur menggunakan kendaraan politiknya masing-masing. Namun tidak untuk Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Effendi Choiri atau yang akrab disapa Gus Choi. Hingga kini ia mengaku belum mempunyai pilihan ingin maju kembali dalam pemilihan legislatif 2014 atau tidak.

Gus Choi hanya menegaskan, dirinya tidak akan lagi mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Belum. Sementara tetap di sini. Soal caleg, masih ada waktu satu bulan lagi. Yang jelas tidak melalui PKB lagi, karena saya sudah dipecat," kata Gus Choi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/2).

Meski merasa kecewa atas pemecatan dirinya dari partai yang telah ia dirikan, namun Gus Choi mengaku bahwa saat ini dirinya memang sudah tidak diinginkan lagi dalam rezim yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar.

"Sebetulnya bukan saya yang tidak cocok, tetapi rezim sekarang yang tidak cocok. Rezim tidak mau ada orang yang kritis di partai. Rezim Muhaimin tidak ingin partai ini besar, hanya mau diperkuat dengan saudara-saudara dan teman-temannya saja," imbuh Gus Choi.

Lebih lanjut Gus Choi menambahkan, mengikuti pemilihan umum legislatif tidak harus dengan menggunakan kendaraan partai, karena bisa dilakukan secara independen misalnya untuk pemilihan di Dewan Pimpinan Daerah. Ia juga mengaku sudah banyak partai-partai yang telah menawarkan diri untuk bergabung, termasuk partai baru, Nasional Demokrat.

"Salah satunya dari Nasdem. Tapi saya belum memutuskan karena semua harus dihitung. Semua tawaran menarik, saya harus mempertimbangkan termasuk dukungan dari rakyat, dari konstituen saya. Masih ada waktu satu bulan ini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×