Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa perang Amerika Serikat, Israel dengan Iran berdampak kepada semua negara bukan hanya di Indonesia.
Budi mengakui bahwa kenaikan energi imbas perang ini akan berdampak sektor industri lain termasuk industri manufaktur di dalam negeri.
"Tapi itu tidak hanya terjadi di Indonesia ya, pasti semuanya ke semua negara," kata Budi dijumpai di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (2/3/2026).
Baca Juga: BPS: Produk Industri Pengolahan Menjadi Bantalan Ekspor Nonmigas tetap Tumbuh
Terkait kinerja impor-ekspor, Budi mengatakan bahwa ada potensi biaya akan mengalami tekanan. Menurutnya, biaya ekspor yang akan terdampak kerana peningkatan biaya produksi imbas kenaikan harga bahan bakar.
Sementara itu, Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto memastikan bahwa Pertamina telah memberikan jaminan bahwa stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi aman untuk kebutuhan selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya tahun 2025, Pertamina telah menyiapkan beberapa alternatif jalur pelayaran lain guna menjaga keberlangsungan rantai pasok minyak dan menjaga kestabilan harga BBM dalam negeri.
"Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan kami akan terus memonitor situasi dari waktu ke waktu dan mengambil kebijakan yang diperlukan demi kepentingan masyarakat," urai Haryo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













